Jumat, 17 Desember 2004

Kemeriahaan Nobar Timnas di RSI Siti Hajar Sidoarjo

Sidoarjo, Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan. Puluhan warga yang tengah menunggu saudaranya yang sakit, asyik nonton bersama di parkiran Rumah Sakit Islam (RSI) Siti Hajar Sidoarjo dengan videotron. Bahkan, sejumlah anak-anak pun memberikan dukungan kepada Timnas dengan membawa famlet dan terompet seperti di dalam stadion.?

Kemeriahaan Nobar Timnas di RSI Siti Hajar Sidoarjo (Sumber Gambar : Nu Online)
Kemeriahaan Nobar Timnas di RSI Siti Hajar Sidoarjo (Sumber Gambar : Nu Online)

Kemeriahaan Nobar Timnas di RSI Siti Hajar Sidoarjo

Kemeriahan ajang piala AFF antara Indonesia vs Vietnam dengan hasil akhir 2-2 sangat dirasakan oleh keluarga pasien RSI Siti Hajar Sidoarjo.?

Nonton bareng yang disiapkan pihak Rumah Sakit ini, para keluarga pasien dapat menyaksikan pertandingan semi final antara Indonesia vs Vietnam dilayar videotron yang terdapat di parkiran Rumah Sakit.

Warga sekitar dan keluarga pasien mengaku terhibur dengan adanya nobar ini, meski berada dilahan parker. Nobar inipun bisa menjadi hiburan ditengah kesedihan karena keluarga mereka tengah dirawat. Mrekapun tetap mengharapkan, tim Garuda jaya dan mampu menyabet juara AFF 2016.?

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Koordinator nobar, Riza Ahmadi, mengatakan bahwa acara nobar ini sengaja digelar untuk menghibur para keluarga pasien yang tengah menunggu keluarga mereka. Selain itu, sebagai bentuk dukungan mereka terhadap Timnas agar mampu berkiprah dikancah internaisonal.

"Semoga dengan adanya nobar ini, keluarga pasien dan warga sekitar Rumah Sakit bisa terhibur dan bisa menyaksikan pertandingan meski berada di Rumah Sakit. Nobar ini sekaligus sebagai silaturahim," kara Riza, Rabu (7/12).

Sementara itu, hasil dari laga semi final piala AFF 2016 antara Indoensia vs Vietnam berakhir dengan skor 2-2. Dengan skor ini, Indonesia lolos ke babak final dengan kemenangan agregat 4-3 atas Vietnam. (Moh Kholidun/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan Syariah Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Minggu, 30 Mei 2004

Doa Pagari Anak-anak dari Bahaya Pandangan Jahat (Penyakit Ain)

Pandangan mata mengandung hakikat. Pandangan mata dapat berdampak buruk pada kesehatan seseorang terutama anak-anak. Karenanya Rasulullah SAW meminta perlindungan kepada Allah untuk Hasan dan Husein ketika masih kanak-kanak dari gangguan setan dan pengaruh pandangan mata jahat dan hasut.

Di samping pandangan jahat penuh kedengkian, pandangan takjub dan senang meluap-luap tanpa dibarengi dzikrullah juga dapat membawa pengaruh negatif terhadap objeknya. Pernah dikisahkan sebanyak 70.000 penduduk meninggal dunia seketika setelah salah seorang nabi di masa dahulu yang melewati negeri mereka memandang takjub akan padat penduduk dan makmurnya mereka.

Doa Pagari Anak-anak dari Bahaya Pandangan Jahat (Penyakit Ain) (Sumber Gambar : Nu Online)
Doa Pagari Anak-anak dari Bahaya Pandangan Jahat (Penyakit Ain) (Sumber Gambar : Nu Online)

Doa Pagari Anak-anak dari Bahaya Pandangan Jahat (Penyakit Ain)

Untuk itu Rasulullah SAW mengajarkan doa sebagai berikut untuk melindungi anak-anak dari semua pengaruh tersebut.

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ?

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

U‘îdzuka bikalimâtillâhit tâmmati min kulli syaithânin, wa hâmmatin, wa min kulii ‘ainin lâmmah. Allâhumma bârik fîhi, wa lâ tadhurrah.

Artinya, “Aku menyerahkan perlindunganmu dengan kalimat Allah yang sempurna dari segala gangguan setan, binatang melata/serangga, dan segala pengaruh mata jahat. Tuhanku, turunkan keberkahan-Mu pada anak ini. Jangan izinkan sesuatu membuatnya celaka.”

Doa ini diangkat oleh Imam Nawawi dalam karyany Al-Adzkar. Di dalam karyanya itu, ia menyebutkan sejumlah hadits yang berkenaan dengan sejumlah gangguan yang dapat menyebabkan mudarat pada anak-anak. Rasulullah SAW mengajarkan bahwa memandang takjub pada anak-anak sebaiknya dibarengi dengan doa keberkahan untuk mereka. (Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan Syariah Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Selasa, 09 Maret 2004

Universitas Brawijaya, Satu-satunya PTN yang Gelar Upacara Hari Santri

Malang, Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan. Universitas Brawijaya menjadi satu-satunya Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di bawah lingkungan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi yang menggelar Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2017. Upacara ini dilaksanakan sebagai salah satu rangkaian kegiatan Gebyar Brawijaya Qurani IV (GBQ IV) Nasional 2017. 

Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2017 yang mengusung tema "Santri Mandiri, NKRI Hebat" ini diikuti oleh ratusan santri-mahasiswa, civitas akademika, serta para santri yang berasal dari banyak pondok pesantren di kawasan Kota Malang.

Universitas Brawijaya, Satu-satunya PTN yang Gelar Upacara Hari Santri (Sumber Gambar : Nu Online)
Universitas Brawijaya, Satu-satunya PTN yang Gelar Upacara Hari Santri (Sumber Gambar : Nu Online)

Universitas Brawijaya, Satu-satunya PTN yang Gelar Upacara Hari Santri

Upacara Hari Santri yang dimulai pukul 08.30 WIB dihadiri oleh Wakil Walikota Malang, H Sutiaji yang menjadi pembina upacara, didampingi langsung oleh Rektor Universitas Brawijaya, Prof Mohammad Bisri dan Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Universitas Brawijaya, Prof Arief Prajitno menyampaikan rasa bangga terhadap Universitas Brawijaya yang telah menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Santri Nasional pada hari Sabtu, 21 Oktober 2017. 

“Kami dari Pemerintah Kota Malang memberikan apresiasi yang luar biasa kepada Universitas Brawijaya sebagai Perguruan Tinggi Negeri yang memperingati Hari Santri pertama kali,” ujar Sutiaji.

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Arief Prajitno dalam rangkaian Upacara Peringatan Hari Santri Nasional, membacakan Deklarasi Kesaktian Pancasila di hadapan peserta upacara yang memutihkan lapangan rektorat Universitas Brawijaya. 

“Santri harus menjadi barisan terdepan dalam menjaga NKRI,” ujar Prof Arief selaku Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Universitas Brawijaya. Kemudian, secara bergantian disusul pembacaan Ikrar Santri oleh seorang santri yang diikuti oleh semua peserta upacara.

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Dalam pembacaan Ikrar Santri, semua santri mengikuti pembacaan Ikrar Santri dengan semangat dan suara yang lantang. Sebagai santri, mereka berjanji untuk setia kepada NKRI dan selalu ada di garda terdepan untuk selalu menjaga dan menghadang siapa saja yang berusaha mencoba merongrong NKRI dan Pancasila. 

Selain itu, Wakil Dekan III Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya, Akhmad Muwafik Saleh membacakan karya puisinya yang mengobarkan semangat santri untuk mandiri dan berkarya.

Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2017 di Universitas Brawijaya dinilai meriah karena dalam waktu yang bersamaan juga diselenggarakan acara GBQ IV Nasional 2017 oleh Unit Kegiatan Mahasiswa Seni Religi Universitas Brawijaya. 

Dalam acara GBQ IV ini, terdapat 9 cabang lomba yang diikuti oleh 1000 peserta antarpelajar SMA/MA/SMK se-Indonesia, di antaranya Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), Hifdzil Quran (MHQ) 5 dan 10 Juz, Fahmil Quran (MFQ), Syarhil Quran (MSQ), Khattil Quran (MKQ), Karya Tulis Ilmiah Al-Quran (MKTIA), serta Lomba Hadrah Al-Banjari, Nasyid Acapella, dan Bintang Vokalis Gambus Islami.

Dalam prosesi Upacara Hari Santri, suasana semakin meriah ketika dinyanyikan lagu nasional Ya Lal Wathon oleh Paduan Suara Mahasiswa Univesitas Brawijaya. Lagu nasional ini merupakan karya KH. Wahab Chasbullah, salah satu pahlawan nasional yang berjasa terhadap kemerdekaan Indonesia. 

Lagu nasional ini juga menjadi ciri khas yang wajib dinyanyikan dalam peringatan Hari Santri Nasional karena mampu membakar semangat nasionalisme bangsa Indonesia. Setelah dinyanyikan lagu nasional Ya Lal Wathon, upacara ditutup dengan pembacaan doa oleh Wakil Dekan III Fakultas Teknik Universitas Brawijaya, Slamet Wahyudi, kemudian diikuti pembuburan peserta upacara oleh pemimpin upacara. (Darwis/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan Halaqoh, Kyai, Ahlussunnah Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan