Kamis, 30 Oktober 2014

Para Khatib Diimbau Jauhi Bahasa Provokasi saat Khutbah Jumat

Jakarta, Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan - Wakil Ketua Lembaga Bahtsul Masail Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LBM PBNU) KH Abdul Moqsith Ghazali mengajak para khatib untuk kembali mengingat tujuan utama khutbah Jumat. Ia mengimbau para khatib untuk menggunakan mimbar Jumat sebagai momentum penyampaian nasihat keagamaan.

Demikian disampaikan Kiai Moqsith kepada Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan di Gedung PBNU, Jakarta, Senin (21/11) malam.

Para Khatib Diimbau Jauhi Bahasa Provokasi saat Khutbah Jumat (Sumber Gambar : Nu Online)
Para Khatib Diimbau Jauhi Bahasa Provokasi saat Khutbah Jumat (Sumber Gambar : Nu Online)

Para Khatib Diimbau Jauhi Bahasa Provokasi saat Khutbah Jumat

Alumni Pesantren Salafiyah Syafi’iyyah Situbondo ini menyampaikan bahwa belakangan ini agak isi khutbah Jumat cukup mengkhawatirkan. Ia menyayangkan beberapa khatib melakukan caci-maki terhadap kelompok lain.

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

“Memang mengkhawatirkan ketika khutbah-khutbah cenderung mendiskriminasi kelompok-kelompok atau aliran-aliran lain di dalam Islam,” kata salah seorang dosen pengampu mata kuliah tafsir di Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini.

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Ia mengingatkan bahwa khutbah Jumat adalah bagian dari ibadah Jumat itu sendiri. Karenanya para khatib tidak boleh main-main dalam melaksanakan kewajibannya.

“Jangan lupa dua khutbah itu menempati dua rakaat dalam shalat Zhuhur. Jadi kalau shalat Jumat menggantikan shalat Zhuhur, maka dua rakaatnya itu diganti dengan dua khutbah. Dengan demikian tidak boleh main-main dengan khutbah ini,” jelas Moqsith.

Menurutnya, khutbah adalah persoalan pokok. Khutbah itu bukan sekadar momentum mendengarkan pidato, tetapi mendengarkan khutbah itu adalah ibadah. Karenanya para jamaah dianjurkan agar tidak berbicara saat khutbah disampaikan. Kalau sampai bicara saat khutbah disampaikan, maka ia menjadi sia-sia.

“Dengan demikian khatib Jumat harus lebih tahu diri mana yang harus disampaikan, mana yang tidak boleh disampaikan,” pungkasnya. (Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan Sejarah, Pesantren, Kajian Islam Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Senin, 27 Oktober 2014

SMP NU Sunan Kalijaga Bantu Muluskan Jalan UN SD/MI

Tegal, Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan. SMP NU Sunan Kalijaga Adiwerna Kabupaten Tegal berupaya memuluskan jalan bagi anak-anak SD dan MI dalam menghadapi Ujian Nasional ? 2017. Ikhtiar yang digelar berupa Try Out UN SD/MI yang diperuntukan bagi siswa di wilayah Tegal dan Brebes.

SMP NU Sunan Kalijaga Bantu Muluskan Jalan UN SD/MI (Sumber Gambar : Nu Online)
SMP NU Sunan Kalijaga Bantu Muluskan Jalan UN SD/MI (Sumber Gambar : Nu Online)

SMP NU Sunan Kalijaga Bantu Muluskan Jalan UN SD/MI

Diharapkan, mereka yang mengikuti try out bisa mengerjakan soal-soal ujian dengan baik, jujur dan mendapatkan nilai yang memuaskan. “Kami ingin membantu para siswa SD/MI dalam menghadapi UN 16-18 Mei mendatang,” ujar Kepala SMP NU Sunan Kalijagah Ripai, di sela kegiatan Rabu (23/3).

Try out, lanjutnya, bertujuan melatih para siswa dalam menghadapi ujian agar siap menteri sekaligus mental. Latihan ini sangat membantu sekolah karena bisa mengukur kesiapan para siswa itu sendiri dalam menghadapi UASBN 2017. “Ada 533 siswa yang berasal dari 35 SD dan MI di Kabupaten Tegal dan Brebes,” ujar nya.

Sudah seharusnya para siswa, orang tua, dan guru serta sekolah terkait kemampuan dan kualitas calon peserta ujian dalam menjawab soal.

Ketua Panitia M Budi Santoso menjelaskan, Try out bagi SD/MI sudah digelar oleh SMP NU Sunan Kalijaga sejak 2013. Pada intinya, untuk mendukung program wajib belajar Sembilan tahun. Selain itu, juga untuk memperkenalkan sekolah NU dikalangan siswa SD dan MI.

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Try out 2017 dibuka Kepala UPTD Dikpora Kecamatan Adiwerna Tegal Wahidin Karirim. Dalam sambutannya, Wahidin menyambut baik kegiatan try out bagi siswa kelas VI SD/MI. “Kesiapan yang mendalam para siswa, akan menentukan keberhasilan siswa para saat ujian mendatang,” ujarnya.

Usai mengerjakan try out, mereka mendapatkan hiburan berupa pagelaran ekstrakurikuler seperti pentas pencak silat Pagar Nusa, marching band, hadrah dan lain lain. (Wasdiun/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan Nahdlatul, AlaNu, Nusantara Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Jumat, 10 Oktober 2014

Puluhan Banser Paron Digembleng Kanuragan

Ngawi, Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan. Puluhan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Pengurus Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi ddigembleng ilmu kanuragan. Penggemblengan dirangkai pada Diklat Terpadu Dasar (DTD) Banser di aula Pondok Pesantren Mambaul Hikmah Desa Teguhan,

Puluhan Banser Paron Digembleng Kanuragan (Sumber Gambar : Nu Online)
Puluhan Banser Paron Digembleng Kanuragan (Sumber Gambar : Nu Online)

Puluhan Banser Paron Digembleng Kanuragan

Agus Wahyudi, Panitia Penylenggara kegiatan yang berlangsung Selasa (27-28/5) tersebut mengatakan, penggemblengan ini dilaksanakan dalam rangka merespon munculnya gerakan-gerakan radikal yang berusaha merongrong NKRI.

Penggemblengan dilaksanan di akhir rangakaian Diklat, setelah digelar pengajian akbar untuk memperingati Isra’ dan Mi’raj di lapangan besar Kerten Paron. “Gemblengan kanuragan dipimpin Kiai Dumami, agar Banser kuat dan tangguh dalam membela NKRI,” katanya.

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Agus menambahkan, dalam Diklat Banser kali ini, sebelumnya peserta dilatih Peraturan Lalu Lintas, Keorganisasian, Wawasan Kebangsaan, Bela Negara dan materi ke-Nu-an/keAswajaan.

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

“Dalam Diklat kali ini, peserta dilatih untuk siap menjadi kader tangguh, profesional, religius, mandiri dan bermartabat,” kata Agus.

Lebih lanjut Agus mengatakan, untuk tujuan itu, Diklat Banser tersebut mengundang Satuan Kepolisian Sektor Kecamatan dan Koramil Kecamatan Paron. (Agus Susanto/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan News, Doa, Jadwal Kajian Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan