Selasa, 27 Desember 2011

GP Ansor Kadur Gerilya Shalawatan di 10 Desa

Pamekasan, Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan. Pimpinan Anak Cabang GP Ansor Kadur Kabupaten Pamekasan tampak konsisten menjalankan program kerjanya. Salah satunya, bergerilya ke 10 desa sembari shalawatan.

Program tersebut digerakkan oleh pengurus Majelis Dzikir dan Shalawat (MDS) Rijalul Ansor Kadur yang melibatkan sebagian pengurus ranting, Badan Ansor Anti Narkoba (Baanar), Barisan Ansor Serba Guna (Baanar), serta pengurus Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) GP Ansor Kadur.?

GP Ansor Kadur Gerilya Shalawatan di 10 Desa (Sumber Gambar : Nu Online)
GP Ansor Kadur Gerilya Shalawatan di 10 Desa (Sumber Gambar : Nu Online)

GP Ansor Kadur Gerilya Shalawatan di 10 Desa

Kegiatan yang dimulai usah Magrib hingga larut malam tersebut, masih terlihat Ahad (12/2) malam di kediaman salah seorang pengurus Ansor Kadur Ubaidillah, Desa Bangkes, Kadur, Pamekasan.

Dalam kesempatan itu, Ketua MWCNU Kadur Kiai Baidlowi Absom hadir memimpin zikir dan tahlil. Setelah itu, berlanjut shalawatan yang diiringi dengan tabuhan rebana dan gambus modern.

Gerilya shalawatan tersebut sudah berlangsung tiga bulanan, bergantian di rumah pengurus Ansor yang tersebar di 10 desa. Kini, yang terlaksana sudah di Desa Kadur, Kertagena Tengah, dan Bangkes.

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

"Bulan depan di kediaman Kepala Baanar sahabat Lif Khodir di Desa Gagah. Kita targetkan nanti pelaksanaannya tersebar di seluruh kediaman pengurus," ujar Ketua MDS Rijalul Ansor Kadur, Muhammad Salam Bakir.

Sementara itu, Sekretaris GP Ansor Kadur Fathorrahman menegaskan, kegiatan tersebut besar manfaatnya: Di samping menuai pahala, juga dapat memperkuat solidaritas antar-pengurus.

"Melalui shalwat, kita berharap kelak dapat syafaat dari Nabi Muhammad Saw. Selain itu, pengurus Ansor Kadur tambah kompak dan bersemangat dalam mengabdi pada agama dan negara lewat GP Ansor NU," tukas Fathorrahman.?

Kegiatan shalawatan ini terbilang tidak terlalu memberatkan bagi tuan rumah: tidak perlu disuguhi nasi, tapi cukup kopi dan camelan sekadarnya. Guna meringankan tuan rumah, pengurus juga sumbangan Rp10 ribuan tiap acara. (Hairul Anam/Fathoni)

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Dari Nu Online: nu.or.id

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan Hadits, Ulama Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Jumat, 02 Desember 2011

Daerah Minta SARBUMUSI NU Perkuat Advokasi Buruh

Jakarta, Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan. Dewan Pimpinan Wilayah Jawa Barat Sarikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) Nahdlatul Ulama Wari Maulana meminta pengurus Dewan Pimpinan Pusat Konfederasi Sarikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) Nahdlatul Ulama yang dilantik di PBNU Jumat (23/9) untuk memperkuat pembelaan kepada buruh-buruh yang bersengketa dengan perusahaan. ?

Daerah Minta SARBUMUSI NU Perkuat Advokasi Buruh (Sumber Gambar : Nu Online)
Daerah Minta SARBUMUSI NU Perkuat Advokasi Buruh (Sumber Gambar : Nu Online)

Daerah Minta SARBUMUSI NU Perkuat Advokasi Buruh

Tahun ini di Jawa Barat, katanya, yang ditangani Sarbumusi ada lima kasus. Namun, hanya satu yang bisa diselesaikan, sementara yang lainnya belum. ?

“Sarbumusi agar lebih memperkuat tim pembelaan buruh supaya perusahan tidak seenaknya melakukan pemutusan kerja sepihak. Perlu memperkuat pembelaan,” katanya yang turut hadir dalam pengukuhan tersebut. ?

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Sementara DPC Sarbumusi Kabupaten Bekas Abdul Jalil meminta DPP Konfederasai Sarbumusi untuk berusaha keras mensosialisikan tingkat basis. “Nama Sarbumusi udah diakui ILO, itu susah. Serikat-serikat pekerja yang ada sekarang saja belum masuk. Ini kesempatan yang besar sekali untuk Sarbumusi mensosialisaskannya,” jelasnya yang juga turut hadir di pengukuhan.

Ia setuju dengan apa yang dikatakan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj bahwa Sarbumusi ke depan harus berjuang untuk mengangkat harkat dan martabat buruh sebagai manusia dengan jalan marhamah.

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Presiden Konfederasi Sarikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) Nahdlatul Ulama Syaiful Bahri Anshori mengakui bahwa saat ini persoalan buruh sangat banyak. Pengalaman di lapangan, Sarbumusi telah melakukan advokasi buruh di Jember, Sidoarjo, Jakarta, dan Riau. (Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan Anti Hoax, Warta Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan