Senin, 23 Februari 2009

Ramadhan, ASBIHU Berangkatkan Jemaah Umrah

Jakarta, Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan. Memenuhi niat suci umat Islam di Indonesia yang ingin melaksanakan ibadah umrah di bulan Ramadhan, ASBIHU Tour and Travel kembali memberangkatkan jamaah umrah pada awal Ramadhan, tepatnya pada 28 Mei lalu. Pemberangkatan lainnya akan dilaksanakan pada 4 Juni 2017.

Ramadhan, ASBIHU Berangkatkan Jemaah Umrah (Sumber Gambar : Nu Online)
Ramadhan, ASBIHU Berangkatkan Jemaah Umrah (Sumber Gambar : Nu Online)

Ramadhan, ASBIHU Berangkatkan Jemaah Umrah

Pelaksanaan ibadah umrah bersama ASBIHU selalu istimewa karena manasik yang sesuai ajaran ahlussunah wal jamaah annahdliyah. Jamaah juga berkesempatan menziarahi makam-makam sahabat Nabi.

Direktur ASBIHU Tour and Travel KH Hafidz Taftazani mengungkapkan, sangat besar nilai ibadah umrah pada bulan Ramadhan.

“Pada bulan Ramadhan semua ibadah dilipatkan nilai pahalanya, termasuk ibadah umrah. Ini harus dimanfaatkan oleh umat Islam. Jamaah bisa salat, maupun melaksanakan ibadah-ibadah lainnya di tempat-tempat yang diutamakan untuk beribadah dan berdoa,” kata Kiai Hafidz.

Selain itu, Kiai Hafidz ? mengatakan dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Bukhari dijelaskan, “Umrah di bulan Ramadhan seperti berhaji bersama Rasulullah.” (Kendi Setiawan/Fathoni)

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Dari Nu Online: nu.or.id

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan Halaqoh, Bahtsul Masail Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Minggu, 15 Februari 2009

Pasar Rakyat Indonesia di Purbalingga Berlangsung Sukses

Purbalingga, Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan. Pasar Rakyat Indonesia oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) putaran ke-38 yang digelar di Lapangan Desa Karanganyar, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah berlangsung sukses.

Pasar Rakyat Indonesia di Purbalingga Berlangsung Sukses (Sumber Gambar : Nu Online)
Pasar Rakyat Indonesia di Purbalingga Berlangsung Sukses (Sumber Gambar : Nu Online)

Pasar Rakyat Indonesia di Purbalingga Berlangsung Sukses

PBNU kali ini didukung oleh Pengurus Cabang NU Purbalingga dan MWCNU Karanganyar. Pasar Rakyat Indonesia diselenggarakan pada Hari Sabtu-Ahad, tanggal 20-21 April 2013.

Pasar Rakyat Indonesia ini dibuka secara resmi oleh Bupati Purbalingga Drs H. Heru Sudjatmoko, M.Si ditandai dengan penabuhan kentongan sebanyak sembilan kali.

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Sebelum pembukaan berlangsung, diadakan Pawai Ta’aruf yang diikuti oleh ratusan siswa-siswi dari MI, MTs/SMP, MA/SMA dan SMK Ma’arif di lingkungan MWCNU Karanganyar, Kertanegara dan Karangmoncol Purbalingga.

Menurut Ketua PCNU Purbalingga, Drs. H. Ahmad Khotib, M.Pd, “Pasar Rakyat ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa warga Nahdliyin mempunyai potensi besar dalam penyelenggaraan Pembangunan di negeri ini, khususnya di Purbalingga”.

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Lebih lanjut ia menjelasakan, tujuan dari kegiatan ini juga untuk mengangkat produk-produk lokal Purbalingga agar warga NU lebih mencintai produknya sendiri.

Sementara itu, K. Abas dari PBNU dalam sambutannya menjelaskan bahwa Pasar Rakyat ini merupakan Program Kerja PBNU dan direncanakan akan dilaksanakan di 48 Kota/Kabupaten bekerja sama dengan PCNU atau Pondok Pesantren. 

Ada 3 Pilar yang ingin dibangun PBNU untuk berpartisipasi dalam pembangunan masyarakat Indonesia yaitu pendidikan, kesehatan, dan perekonomian, dan pasar rakyat merupakan perwujudan dari program perekonomian untuk memberdayakan potensi produk lokal.

“Warga Nahdliyin kebanyakan adalah warga petani dan nelayan yang sangat rentan dengan kemiskinan. Oleh karena itu melalui penguatan perekonomian kerakyatan, diharapkan mampu mengentaskan kemiskinan warga NU. Itulah bentuk sumbangan NU dalam pembangunan di Negara Indonesia ini,” tegasnya.

Hal tersebut diakui oleh Bupati Purbalingga, Drs. H. Heru Sudjatmoko, M.Si dalam sambutan Pembukaan Pasar Rakyat Indonesia ini. 

“Kami merasa berterima kasih kepada PBNU yang telah mengingatkan kami. Memang benar, permasalahan kemiskinan masih menjadi garapan utama pemerintah. Karena memang tidak mudah untuk menyelesaikannya, ibarat mengurai benang kusut. Perlu dicermati dengan jelas mana ujungnya agar dapat mengurai masalahnya,” ungkap Bupati Purbalingga.

Setelah upacara pembukaan, selanjutnya Bupati Purbalingga beserta rombongan dari Muspida Purbalingga, perwakilan PBNU, para pengurus PCNU Purbalingga, Muspika Kecamatan Karanganyar serta Jajaran Pengurus MWCNU se Purbalingga melakukan Stand Visit ke 30 stand yang mengikuti Pasar Rakyat Indonesia. 

Stand-stand tersebut berasal dari Pihak Sponsor yang menyediakan Sembako Murah dan dari Warga Nu di Kabupaten Purbalingga yang menyajikan produk-produk karyanya sendiri baik makanan maupun barang-barang kebutuhan rumah tangga lainnya. 

Disamping itu, ada satu stand Radio Komunitas yang dikelola oleh PAC GP Ansor Karanganyar yang menyiarkan secara LIVE kegiatan-kegiatan Pasar Rakyat Indonesia yaitu Radio Lentera FM Karanganyar Kabupaten Purbalingga.

Redaktur   : A. Khoirul Anam 

Kontributor: Tofiq

Dari Nu Online: nu.or.id

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan Syariah, RMI NU Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan