Rabu, 20 November 2013

Buku Ensiklopedia NU Segera Diluncurkan Pertengahan Mei

Jakarta, Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) akan meluncurkan buku Ensiklopedia NU pada pertengahan Mei di Surabaya Convention Center. Buku sebanyak 4 jilid ini memuat dokumentasi sejarah NU, tokoh NU, para kiai, khazanah pesantren, dan peristiwa penting yang mengiringi dinamika perjalanan NU mulai dari perintisan pendiriannya hingga kini.

Buku Ensiklopedia NU Segera Diluncurkan Pertengahan Mei (Sumber Gambar : Nu Online)
Buku Ensiklopedia NU Segera Diluncurkan Pertengahan Mei (Sumber Gambar : Nu Online)

Buku Ensiklopedia NU Segera Diluncurkan Pertengahan Mei

Demikian dikatakan Ketua PBNU H Imam Aziz di ruangannya di Gedung PBNU jalan Kramat Raya nomor 164, Jakarta Pusat, Kamis (8/5) sore.

“Penulisan buku memakan waktu yang lama. Karena, perlu riset dan pengumpulan bahan yang tidak sedikit di samping mengecek akurasi data-data terkait validitasnya,” kata H Imam Aziz yang lazim disapa Mas Imam kepada Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan.

Saya pikir, ini buku penting yang harus dimiliki warga NU terutama para pengurus NU untuk menambah wawasan ke-NUan mereka.

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Kita belum mencetak banyak. Sekarang kita baru mencetak sebanyak 1000 eksemplar. Penulisan buku seberat 5 kilogram ini, memang tidak mudah. Sejumlah kendala juga kita hadapi mulai dari bahan-bahan, memilih para penulis, hingga pendanaannya.

“Insya Allah 16 Mei di Surabaya Ensikolpedia NU sudah bisa hadir. Kita sudah berusaha keras sambil menambah kekurangan-kekurangan yang ada. Kita juga membuka masukan-masukan dari para pembaca nantinya,” ujar Mas Imam.

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Ditanya mengenai harga satu setnya, Mas Imam belum menyebutkan angka. “Nanti kita akan bicarakan lebih lanjut perihal harganya.”

Kecuali itu, riset dan pemburuan data-data memakan waktu dan pendanaan tidak sedikit. Pasalnya, data-data NU banyak tersebar juga di luar negeri seperti di beberapa negara di Eropa, tandas Mas Imam. (Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan Lomba Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Selasa, 12 November 2013

Peduli Gempa, PWNU Aceh Gelar Donor Darah Senin Besok

Jakarta, Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan - Sehubungan musibah gempa bumi di Pidie Jaya dan sekitarnya, PWNU Aceh akan mengadakan donor darah pada Senin 12 Desember di Kantor PWNU Aceh, Jalan Ir Moh Tahier Nomor 9 Kompleks Dayah Thalibul Huda, Bayu Lam Cot, Darul Imarah Aceh Besar. PWNU Aceh melibatkan pihak Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) dan PMI Banda Aceh.

Demikian informasi yang diterima Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan dari Wakil Sekretaris LKNU Marini yang tengah berada di Aceh.

Peduli Gempa, PWNU Aceh Gelar Donor Darah Senin Besok (Sumber Gambar : Nu Online)
Peduli Gempa, PWNU Aceh Gelar Donor Darah Senin Besok (Sumber Gambar : Nu Online)

Peduli Gempa, PWNU Aceh Gelar Donor Darah Senin Besok

Marini mengatakan, masyarakat yang berminat partisipasi dalam kegiatan ini dipersilakan hadir mulai pukul 08.30-12.00. Kegiatan donor darah oleh PWNU dan LKNU merupakan wujud kepedulian NU terhadap musibah gempa bumi Aceh.

Sebelumnya diberitakan NU bersatu padu dalam penanganan dampak gempa Aceh. Sejumlah lembaga seperti LKNU, Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI NU), Lazisnu, dan sejumlah badan otonom NU terlibat aktif dalam penggalangan bantuan sesuai bidang garapan amsing-masing.

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Lazisnu juga tak kalah gesit dalam upaya penanganan dampak gempa Aceh. Lazis membuka kesempatan bagi para donatur yang berniat menyumbang untuk korban gempa Aceh. Hingga Sabtu (10/12) malam donasi yang tekumpul melalui Lazisnu senilai Rp. 105.000.000,-

Dana ini dipergunakan Lazisnu untuk membeli paket bantuan yang akan diserahkan kepada para korban. Pengiriman barang bantuan ke Aceh dijadwalkan awal pekan besok. (Kendi Setiawan/Alhafiz K)

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Dari Nu Online: nu.or.id

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan Bahtsul Masail, Habib, Hadits Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Rabu, 06 November 2013

Buka Stan Pameran, KBRI Damaskus Dukung Pembangunan Kembali Suriah

Jakarta, Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Damaskus mengikuti Pameran Pembangunan “Expotechno Build Syria” ke-3 pada 16—18 Mei 2016 di Hotel Damarose Damaskus yang diselenggarakan oleh Pemerintah Suriah sebagai bagian dari rangkaian kampanye program Rebuild Syria (pembangunan kembali Negara Suriah).

Pameran yang mengangkat tema “For Better Syria” itu diikuti oleh lebih dari 40 stan perusahaan di sektor rekonstruksi, tenaga listrik/tenaga surya, pembangunan infrastuktur, pengairan, renewable sources, dan elektonik yang berasal dari Suriah dan Lebanon. Pameran Techno Build Syria ke-3 yang akan berakhir pada 18 Mei 2016 ditargetkan akan dihadiri lebih dari 4.000 pengunjung. Dibandingkan sebelumnya, pameran kali ini diikuti oleh lebih banyak ragam peserta dari berbagai perusahaan.

Buka Stan Pameran, KBRI Damaskus Dukung Pembangunan Kembali Suriah (Sumber Gambar : Nu Online)
Buka Stan Pameran, KBRI Damaskus Dukung Pembangunan Kembali Suriah (Sumber Gambar : Nu Online)

Buka Stan Pameran, KBRI Damaskus Dukung Pembangunan Kembali Suriah

Stan KBRI Damaskus menampilkan dua Perusahaan BUMN Indonesia, yaitu PT Wijaya Karya Persero (tbk) dan PT INKA Persero yang telah mengirimkan berbagai materi pameran untuk dipajang di stan Indonesia, demikian siaran pers Pensosbud KBRI Damaskus yang diterima Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan.

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Pameran “Expotechno Build Syria” dibuka Senin (16/05) oleh Menteri Pembangunan Umum Ir. Hussein Arnous; didampingi Menteri Pengairan dan Irigasi Dr Kamal Shikha; Duta Besar RI Damaskus Djoko Harjanto dan disaksikan oleh para pejabat setempat, delegasi perusahaan-perusahaan konstruksi serta delegasi dari berbagai Kedutaan Asing.

Mendapat apresiasi

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan



Setelah acara pembukaan, stan KBRI Damaskus adalah stan pertama yang dikunjungi oleh Menteri PU Ir. Hussein Arnous dan para pejabat setempat. Saat mengunjungi stan KBRI Damaskus, Menteri PU Ir. Hussein Arnous menulis pesan di buku tamu.

“Saya atas nama rakyat dan Pemerintah Suriah menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada rakyat dan Pemerintah Indonesia yang telah berpartisipasi dalam pameran ini,” tulis Menteri Arnous, “Ini adalah bukti Indonesia adalah sahabat sejati Suriah yang mendukung pembangunan kembali Suriah pasca konflik.”

Pada kesempatan itu, Dubes RI Damaskus, Djoko Harjanto, pun menyerahkan cenderamata kepada Menteri PU Eng. Hussein Arnous.

Dalam kesempatan wawancara dengan berbagai media di Suriah, seperti Syria FM, Syria TV, Stasiun TV Nour Sham, Sinmar News, Iraq News, dan Media East Channel, Duta Djoko menjelaskan bahwa partisipasi Indonesia dalam Expo ini merupakan wujud dari dukungan Indonesia kepada Suriah mengingat ikatan persahabatan antara Indonesia dan Suriah sudah terjalin sejak lama.

“Sudah sepantasnya Indonesia berpartisipasi dalam pameran ini dalam rangka membantu pembangunan Suriah pasca konflik,” jawab Dubes Djoko kepada para wartawan. “Pameran ini juga merupakan peluang yang sangat baik bagi KBRI Damaskus untuk memperkenalkan potensi Indonesia di sektor konstruksi dan pembangunan serta transportasi perkerata-apian kepada masyarakat dan Pemerintah Suriah.” Duta Djoko mempromosikan PT. Wijaya Karya Persero, BUMN yang telah berpengalaman dalam membangun berbagai konstruksi di luar negeri dan PT. Industri Kereta Api yang sukses mengekspor produknya ke luar negeri.

Menurut Pejabat Fungsi Ekonomi KBRI Damaskus, Makhya Suminar, tidak hanya menarik perhatian para media, tetapi juga stan Indonesia juga menarik perhatian berbagai pengusaha yang mencari informasi untuk membuka hubungan dan memanfaatkan peluang bisnis dengan Indonesia. Kesempatan itu juga dimanfaatkan oleh KBRI Damaskus untuk menyebarkan informasi terkait pelaksanaan Trade Expo Indonesia yang akan diselenggarakan pada 12 – 16 Oktober di Jakarta.

“KBRI Damaskus adalah satu-satunya Kedutaan yang berpartisipasi pada Pameran Expotechno Build Syria ini,” ujar Makhya Suminar, “Ini wujud kedekatan KBRI Damaskus dengan Pemerintah Suriah dalam bidang ekonomi dan pembangunan.”

Tujuan KBRI Damaskus untuk berpartisipasi pada Pameran ini adalah untuk membuka mata rakyat dan para pemangku kepentingan di bidang konstruksi dan transportasi di Suriah akan potensi yang dimiliki Indonesia sehingga membuka peluang bagi Indonesia untuk ikut berkontribusi dalam program Rebuild Syria yang dicanangkan pemerintah Suriah pasca konflik. (Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan Ubudiyah, Nahdlatul, Hikmah Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Selasa, 05 November 2013

Janji Pembelaan Abu Thalib kepada Rasulullah

Setelah berbagai cara untuk membujuk Rasulullah saw. untuk menghentikan dakwahnya gagal, kaum kafir Quraisy kemudian mendatangi Abu Thalib. Mereka mengancam paman Nabi ini, apabila ia tak dapat menghentikan dakwah yang dilancarkan keponakannya kepada kaum Quraisy, maka mereka sendiri yang akan menghentikan dengan kekerasan.

Mendengar ancaman tersebut, Abu Thalib pun mulai gamang. Karena khawatir akan keselamatan? sang keponakan, Abu Thalib memanggil Rasulullah saw.

Janji Pembelaan Abu Thalib kepada Rasulullah (Sumber Gambar : Nu Online)
Janji Pembelaan Abu Thalib kepada Rasulullah (Sumber Gambar : Nu Online)

Janji Pembelaan Abu Thalib kepada Rasulullah

“Wahai keponakanku, sesungguhnya kaum Quraisy telah mendatangiku dan memintaku untuk menghentikan dakwahmu. Oleh karena itu, kasihanilah dirimu dan diriku, janganlah engkau membebaniku dengan sesuatu yang tidak mampu kumemikulnya,”

Himbauan dari Abu Thalib dijawab Rasulullah saw. dengan penuh kesedihan. “Duhai paman, Demi Allah, seandainya mereka meletakkan matahari di tangan kananku dan rembulan di tangan kiriku agar aku mengentikan perjuangan ini, maka niscaya aku tidak akan meninggalkannya hingga Allah mewujudkannya atau aku wafat dalam perjuangan ini.”

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Setelah mengucapkan perkataan tersebut, Rasulullah pun berbalik hendak meninggakan pamannya. Tiba-tiba Abu Thalib memanggil, lalu berkata dengan lembut, “Kemarilah keponakanku. Pergilah dan sampaikanlah apa yang ingin engkau sampaikan. Dan demi Allah, sampai kapan pun aku tidak akan menyerahkanmu.”

Abu Thalib lantas menggubah sebuah syair, yang di antaranya :

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

? ? ? ? ? * ? ? ? ? ?

? ? ? ? ? * ? ? ? ? ?

Demi Allah, mereka dan komplotannya

Takkan bisa menyentuhmu

Sampai aku terbuju kaku terkubur di tanah

Lanjutkan perjuanganmu,

Engkau tak melakukan sesuatu yang hina

Berbahagialah dan tentramkanlah hatimu

Abu Thalib pun membuktikan, hingga akhir hayatnya, ia menjadi salah satu orang yang paling membela dakwah yang dilakukan Nabi Muhammad saw.

(Ajie Najmuddin/ disarikan dari buku Rahasia Keagungan Isra’ Mi’raj, Habib Noval Alaydrus. 2012)

Dari Nu Online: nu.or.id

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan Bahtsul Masail Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan