Kamis, 29 Agustus 2013

Jaga Ukhuwah, Belajarlah pada KH Idham Chalid dan Buya Hamka

Jember, Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan. Untuk membangun ukhuwah (persaudaraan), kita bisa belajar pada cara KH Idham Chalid dan Buya Hamka menyikapi perbedaan. Yang pertama pernah menjadi ketua umum PBNU dan yang kedua tokoh besar Muhammadiyah yang juga ketua umum Majelis Ulama Indonesia.

“Ketika dalam perjalanan haji menuju Mekah menggunakan kapal laut yang berlangsung beberapa bulan, ketika shalat shubuh, KH Idham Chalid memilih untuk tidak doa qunut karena jamaah di belakangnya adalah Buya Hamka. Sebaliknya, ketika jadwal Buya Hamka yang imam shalat shubuh, maka beliau memilih untuk doa qunut karena di belakangnya ada jamaah dari NU, yakni KH Idham Chalid,” kata Kiai MN Harisudin, Katib Syuriyah PCNU Jember.

Jaga Ukhuwah, Belajarlah pada KH Idham Chalid dan Buya Hamka (Sumber Gambar : Nu Online)
Jaga Ukhuwah, Belajarlah pada KH Idham Chalid dan Buya Hamka (Sumber Gambar : Nu Online)

Jaga Ukhuwah, Belajarlah pada KH Idham Chalid dan Buya Hamka

Harisudin menyampaikan hal itu pada sebuah pengajian di Masjid al-Islah, Perumahan Kebonsari d’Village, Senin (30/11), Jember, Jawa Timur. Pengajian dihadiri tidak kurang dari 200 jamaah di Kabupaten Jember.

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Pengasuh Pesantren Darul Hikam Mangli Jember ini mengatakan, penting sekali menjaga ukhuwah yang dilandasi nilai-nilai Islam. Menurutnya, ukhuwah yang kerap diabaikan adalah persaudaraan yang dijalin atas dasar kekerabatan.

“Seringkali gara-gara masalah dalam internal keluarga, kita tidak menyapa saudara kita. Kita bermusuhan dengan keluarga.? Bahkan ironisnya kita berkata ‘Tidak usah pakai saudaraan segala’,” tutur? dosen Pasca Sarjana IAIN Jember.

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Harisudin bercerita, meski Abu Lahab adalah musuh besar Islam, namun Nabi Muhammad tetap baik pada pamannya tersebut. Ketika seorang sahabat murka dan berwirid dengan “QS Al-Lahab” karena jengkelnya pada Abu Lahab, Rasulullah menemui sahabat ini. Beliau serta-merta melarang orang ini untuk membenci Abu Lahab. “Bagaimanapun, Abu Lahab adalah paman saya,” sabda Nabi menyejukkan.? Biarlah urusan QS. Al-Lahab itu menjadi urusan Abu Lahab dengan Allah subhanahu wata’ala, kata Nabi lebih lanjut.

“Kita harus jaga ukhuwah Islamiyah, yakni ukhuwah yang didasarkan pada nilai-nilai Islam,” ujar penulis buku ini. (Anwari/Mahbib)? ? ? ?

Dari Nu Online: nu.or.id

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan Meme Islam Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Minggu, 25 Agustus 2013

Perkara Penodaan Agama, Beri Kesempatan Hakim Wujudkan Keadilan

Jakarta, Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan. Ketua PBNU Robikin Emhas meminta masyarakat dan seluruh pihak yang ada untuk memberi kesempatan kepada para hakim yang akan menyidangkan perkara kasus penodaan agama dengan tersangka Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok untuk membuktikan dirinya selaku wakil Tuhan di dalam penegakan hukum di bumi Nusantara.

Perkara Penodaan Agama, Beri Kesempatan Hakim Wujudkan Keadilan (Sumber Gambar : Nu Online)
Perkara Penodaan Agama, Beri Kesempatan Hakim Wujudkan Keadilan (Sumber Gambar : Nu Online)

Perkara Penodaan Agama, Beri Kesempatan Hakim Wujudkan Keadilan

Robikin menjelaskan, setelah amandemen UUD 1945, Indonesia bukan hanya rechtstaats (negara hukum). Tapi negara hukum yang demokratis (democratiche rechtsstaats) atau negara demokrasi berdasarkan hukum (constitutional democrazy).

Diantara prinsip pokok negara hukum adalah equaliy before the law. Yakni adanya pengakuan dekralatif normatif dan perlakuan empirik bahwa setiap warga negara berkedudukan sama di hadapan hukum dan pemerintahan.

Ia menjelaskan. secara profesional Polri bergerak cepat. Hanya butuh waktu 14 hari Penyidik merampungkan penyidikan sejak hasil gelar perkara tanggal 15 November 2016 diumumkan ke publik. Persis sesuai janji pemerintah tatkala menerima delegasi demonstran di Istana Negara tanggal 14 Oktober 2016.

Setelah mampir 2 jam di Kejaksaan, hari ini perkara dugaan penodaan agama oleh Basuki Tjahaya Purnama sudah dilimpahkan ke pengadilan untuk disidangkan. Suatu proses yang boleh dibilang cepat sesuai janji pemerintah.

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

“Kini penuntasan penanganan perkaranya ada di tangan lembaga yudikatif,” ujarnya.?

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Ditegaskannya, sesuai prinsip independent and imparsial judiciary (peradilan yang bebas dan tidak memihak), hakim yang memeriksa dan mengadili dugaan penodaan agama ini harus mandiri dan bebas dari campur tangan pihak manapun.

“Itu artinya proses peradilan yang akan berlangsung tidak boleh dipengaruhi, apalagi diintervensi, oleh kepentingan siapa pun dan apapun, baik kepentingan kekuasaan, kapital maupun kekuatan massa,” paparnya.?

Kebebasan dan kemandirian hakim tersebut dimaksudkan untuk satu tujuan. Yakni agar hakim dapat menemukan kebenaran dan keadilan hukum. Suatu keadilan berdasar hukum yang berlaku, sesuai derap nafas hukum yang hidup dan berkembang di masyarakat (living law). Red: Mukafi Niam

Dari Nu Online: nu.or.id

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan Hikmah Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Hukum Telan Pil Cegah Haidh untuk Kelancaran Ibadah Haji

Assalamu ‘alaikum wr. wb.

Pengasuh rubrik Bahtsul Masail Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan, saya Juned. Istri saya berangkat haji tahun ini. Saat bimbingan haji ia ditawarkan oleh pembimbing medis untuk mengonsumsi pil khusus yang dapat mencegah menstruasi. Istri saya bingung. Mohon keterangannya. Terima kasih. Wassalamu ‘alaikum wr. wb. (Juned/Jakarta Pusat)

Jawaban

Hukum Telan Pil Cegah Haidh untuk Kelancaran Ibadah Haji (Sumber Gambar : Nu Online)
Hukum Telan Pil Cegah Haidh untuk Kelancaran Ibadah Haji (Sumber Gambar : Nu Online)

Hukum Telan Pil Cegah Haidh untuk Kelancaran Ibadah Haji

Wassalamu ‘alaikum wr. wb.

Penanya dan pembaca yang terhormat. Semoga Allah menurunkan rahmat-Nya kepada kita semua. Haji adalah rukun kelima Islam yang wajib dikerjakan oleh mereka yang mampu. Sebagian dari rukun haji mengharuskan seseorang suci dari menstruasi karena ia harus tawaf, sa’i di lingkungan Masjidil Haram. Belum lagi ketika seseorang berada di Madinah. Ia harus menggunakan kesempatannya untuk beribadah di Masjid Nabawi.

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Adapun menelan pil dan menggunakan obat-obatan untuk menunda atau mencegah menstruasi ini baru diangkat oleh ahli fikih kekinian.

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Guru Besar Ushul Fiqh di Fakultas Syariah dan Hukum di Thantha, Mesir, Prof Dr Muhammad Ibrahim Al-Hafnawi mengatakan bahwa haidh merupakan fithrah yang ditakdirkan Allah SWT bagi kaum hawa. Sebeb itu, menurutnya, seorang? wanita Muslim tidak berdosa ketika ia tidak berpuasa saat menstruasi. Ia wajib mengganti utang puasa itu di luar bulan suci Ramadhan. Inilah yang dilakukan muslimah-muslimah di zaman dahulu. Hal ini sejalan dengan fithrah yang ditakdirkan Allah SWT bagi kalangan perempuan.

Menurut Hafnawi, Islam sendiri tidak melarang Muslimah menelan pil yang mencegah haidhnya. Hal ini boleh dilakukan agar para perempuan bisa mengikuti ibadah puasa Ramadhan dengan baik. Hal ini dibolehkan karena tidak ada dalil khusus dari Al-Quran, hadits, ijmak, maupun qiyas yang melarang menelan pil itu.

Ibrahim Al-Hafnawi menyebutkan masalah ini dalam buku kumpulan fatwanya sebagai berikut.

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ?.

Artinya, “Mengonsumsi pil (untuk menunda menstruasi) agar dapat memenuhi syarat puasa tidak dilarang menurut hukum syara’ (agama) karena memang tidak terdapat dalil yang melarang. Lain soal kalau konsumsi pil itu membahayakan kesehatannya, maka konsumsi itu jelas dilarang berdasarkan hadits Rasulullah SAW, ‘Tidak boleh ada mudharat dan memudharatkan’. Dalam kondisi mudharat seperti ini, menelan pil itu menjadi haram. Karena itu ada baiknya kalau ingin mengonsumsi pil (penunda menstruasi), perempuan itu berkonsultasi dengan ahli medis spesialis. Lain ceritanya kalau konsumsi pil itu sudah menjadi kebiasaannya saat (Ramadhan tiba) dan tidak membahayakan kesehatannya,” (Lihat Prof Dr Muhammad Ibrahim Al-Hafnawi, Fatawa Syar’iyyah Mua’shirah, Darul Hadits, Kairo, Halaman 280).

Dari keterangan Ibrahim Al-Hafnawi ini, kita dapat menyimpulkan bahwa kebolehan menelan pil yang dapat mencegah haidh untuk berpuasa juga bisa diberlakukan untuk para Muslimah yang akan menunaikan ibadah haji. Hal ini dimaksudkan agar mereka dapat secara maksimal menggunakan waktu-waktu haji yang ditentukan itu untuk ibadah.

Meskipun agama membolehkan, Hafnawi? menganjurkan agar konsumsi pil itu sesuai dengan arahan dokter spesialis di bidang ini. Hal ini dimaksudkan agar konsumsi obat-obat atau pil itu tidak membahayakan kesehatan para perempuan yang menunaikan ibadah haji.

Demikian jawaban singkat kami. Semoga bisa dipahami dengan baik. Kami selalu terbuka untuk menerima saran dan kritik dari para pembaca.

Wallahul muwaffiq ila aqwamith thariq,

Wassalamu ’alaikum wr. wb.


(Alhafiz Kurniawan)Dari Nu Online: nu.or.id

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan Halaqoh, Fragmen Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Selasa, 20 Agustus 2013

PBNU Ikhbarkan Idul Adha 1437 H Jatuh pada 12 September

Jakarta, Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melalui Lembaga Falakiyah menerbitkan ikhbar bahwa tanggal 1 Dzulhijjah 1437 H jatuh pada Sabtu, 3 September 2016.

Keputusan tersebut diumumkan setelah tim rukyat Lembaga Falakiyah PBNU melakukan rukyat hilal bil fi’li pada Kamis (1/9) petang. Selama observasi langit secara langsung itu, tim rukyat tak berhasil melihat bulan sabit tanda awal bulan. Dengan demikian, bulan Dzulqadah disempurnakan (istikmal) menjadi 30 hari.

PBNU Ikhbarkan Idul Adha 1437 H Jatuh pada 12 September (Sumber Gambar : Nu Online)
PBNU Ikhbarkan Idul Adha 1437 H Jatuh pada 12 September (Sumber Gambar : Nu Online)

PBNU Ikhbarkan Idul Adha 1437 H Jatuh pada 12 September

Berdasarkan hasil rukyat ini, Lembaga Falakiyah mengumumkan bahwa hari raya kurban atau Idul Adha 1437 H yang jatuh pada 10 Dzulhijjah bertepatan pada hari Senin, 12 September 2016.

Ketua Lembaga Falakiyah PBNU KH A Ghazalie Masroeri mengucapkan terima kasih kepada nahdliyin atas kontribusi dan partisipasi dalam prosesi rukyat hilal ini. “Selamat Idul Adha. Kita sambut dengan ibadah mengagungkan asma Allah, berkurban, mempererat silaturrahim dan meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa,” ujarnya.

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Dalam hadits dijelaskan bahwa 10 hari pertama Dzulhijjah termasuk hari-hari yang spesial. Namun di antara kesepuluh hari itu ada tiga hari teristimewa, yaitu 8 Dzulhijjah yang disebut dengan yaumu tarwiyah, tanggal 9 Dzulhijjah yang disebut yaumul ‘arafah dan tanggal 10 Dzulhijjah yang disebut yaumun nahr. (Mahbib)

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Dari Nu Online: nu.or.id

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan Quote, Lomba, Warta Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Senin, 19 Agustus 2013

Ribuan Nahdliyin Sidoarjo Ikuti Pawai Santri Sidoarjo

Sidoarjo, Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan - Ribuan Nahdliyin dari unsur siswa-siswi di bawah naungan LP Maarif NU Sidoarjo dari tingkat MI, MTs, MA, perguruan tinggi mengikuti pawai santri yang digelar oleh Pemkab Sidoarjo di alun-alun setempat, Ahad (23/10). Pawai ini juga diikuti oleh seluruh banom dan lembaga NU Sidoarjo.

Dengan antusias mereka mengikuti kegiatan tersebut. Meski hujan deras sempat mengguyur wilayah Sidoarjo, namun itu tak menyurutkan semangat warga kota udang untuk menyukseskan peringatan Hari Santri 2016.

Ribuan Nahdliyin Sidoarjo Ikuti Pawai Santri Sidoarjo (Sumber Gambar : Nu Online)
Ribuan Nahdliyin Sidoarjo Ikuti Pawai Santri Sidoarjo (Sumber Gambar : Nu Online)

Ribuan Nahdliyin Sidoarjo Ikuti Pawai Santri Sidoarjo

Bupati Sidoarjo H Saiful Ilah mengatakan, acara pawai santri ini terselenggara atas peran serta umat Islam di Sidoarjo dalam rangka membangun Kabupaten Sidoarjo yang lebih baik. Pawai santri ini merupakan rangkaian acara untuk memperingati Hari Santri.

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

"Semoga kegiatan ini bisa bermanfaat dan mendapatkan ridho dari Allah SWT. Mudah-mudahan Sidoarjo menjadi kabupaten yang mandiri, inovatif, sejahtera, dan berkelanjutan," kata pria yang akrab disapa Abah Ipul itu.

Ia berpesan kepada para santri agar senantiasa meningkatkan ilmu pengetahuan. Pasalnya, santri memiliki peran serta dan kontribusi dalam pembangunan khususnya di Kabupaten Sidoarjo.

Abah Ipul juga mengajak warga Sidoarjo khususnya umat Islam untuk bersama-sama membangun Sidoarjo menjadi kabupaten yang lebih baik lagi.

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

"Santri harus terus meningkatkan ilmu pengetahuan, olah kerja, dan memperkokoh ekonomi dengan baik untuk meningkatkan produktivitas di Sidoarjo," pesan Abah Ipul. (Moh Kholidun/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan Lomba Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Minggu, 18 Agustus 2013

GP Ansor dan PMII Kota Mataram Santuni Anak Yatim

Mataram, Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan. Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor dan PMII Cabang Kota Mataram Santuni anak Yatim sekaligus gelar buka bersama dengan tema "Membumikan Islam Nusantara” di Aula Kantor PWNU NTB Jl Pendidikan No 6 Kota Mataram Sabtu (11/7).

GP Ansor dan PMII Kota Mataram Santuni Anak Yatim (Sumber Gambar : Nu Online)
GP Ansor dan PMII Kota Mataram Santuni Anak Yatim (Sumber Gambar : Nu Online)

GP Ansor dan PMII Kota Mataram Santuni Anak Yatim

Selain kegiatan di atas, pada malamnya di lanjutkan dengan Nuzulul Quran usai sholat Isa dan tarawih berjamaah. Hadir Ketua PCNU Kota Mataram H Fairus Zabadi sebagai penceramah di ? dampingi Ketua DPRD Mataram H Didik Sumardi.

Hasan Basri Ketua PC GP Ansor Kota Mataram dalam sambutannya mengatakan baru kali ini pihaknya menggandeng PMII secara langsung dalam sebuah kegiatan.

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

"Tujuan kami adalah mempererat hubungan PMII dengan Banom-Banom NU khusunya dengan ? Ansor Mataram,” tamba Hasan.

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Ansor Mataram, lanjut Hasan, saat ini ? sudah membentuk PAC se ? Kota Mataram. "Saat ini di 6 (enam) Kecamatan se-Mataram sudah terbentuk Pimpinan Anak Cabang, dan yang hadir membawa anak yatim ? sekarang adalah PAC GP Ansor selaparang," tambahnya.

Hasan menyinggung tentang tema kegiatan yang diangkatnya yaitu Islam Nusantara yang telah menjadi pembicaraan hangat di Indonesia bahkan di dunia internasional. "Maka wajib bagi kita selaku generasi NU memahami dan mengamalkan Islam Nusantara yang mengedepankan Islam ramah, moderat, toleran dan amar ma’ruf nahi mungkar," terangnya

Ketua Cabang PMII Kota Mataram Suparman dalam sambutanya pada muktamar NU mendatang ? PMII diminta kembali ke banom dan itu menjadi fokus pihaknya. "Isu ini PMII kembali ke NU akan kami kaji akhir ramadhan secara internal," katanya

Dr TGH Muallif, MPd Kepala Kementerian Agama Kabupaten Lombok Utara hadir sebagi penceramah menjelang berbuka puasa. Menurutnya, Puasa yang di lakukan umat Islam begitu hebat.

Dia pun berpesan agar anak-anak NU tetap percaya diri di manpun berada agar tetap mengakui dirinya NU. "Dimanapun kita berada mari kita tunjukkan ke-NU-an kita,” pinta Ketua LDNU NTB ini.?

Saat ini, lanjutnya, Islam Nusantara menggema di kalangan NU, masyarakat Indonesia, dan dunia. Mengingat NKRI adalah negara majemuk yang mayoritas Muslim namum penuh dengan kedamaian.?

"Kedamaian di tengah kemajemukan inilah yang dibawa Islam Nusantara,” jelasnya.

Dia pun meyakini, Islam Nusantara akan mendapat sambutan dan diterima oleh bangsa-bangsa di dunia. "Buktinya, saat ini di Negara luar sudah mulai mendiskusikan Islam Nusantara yang diusung oleh NU,” jelasnya. (Hadi/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan Syariah Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Jumat, 16 Agustus 2013

Asrama Haji Bertaraf Internasional Ditargetkan Selesai 2 Tahun ke Depan

Padangpariaman, Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan. Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin meminta pembangunan asrama haji di Padangpariaman bertaraf internasional ini selesai dalam jangka waktu dua tahun. Dengan demikian, asrama ini dapat dipergunakan sesegera mungkin.

Asrama Haji Bertaraf Internasional Ditargetkan Selesai 2 Tahun ke Depan (Sumber Gambar : Nu Online)
Asrama Haji Bertaraf Internasional Ditargetkan Selesai 2 Tahun ke Depan (Sumber Gambar : Nu Online)

Asrama Haji Bertaraf Internasional Ditargetkan Selesai 2 Tahun ke Depan

Demikian disampaikan Lukman Hakim ketika kunjungan kerja ke lokasi pembangunan asrama haji sekaligus penyerahan sertifikat tanah yang telah dibaliknamakan menjadi milik Kementerian Agama di Nagari Sungai Buluh, Batang Anai, Selasa (9/12).

Tampak hadir Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Sumbar Syahrul Wirda, Rektor IAIN Imam Bonjol Prof Makmur Syarif, dan tokoh masyarakat Prof Armay Arief.

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

"Pembangunan asrama haji ini patut disyukuri. Asrama ini juga mesti difungsikan sebagai pusat pengembangan agama Islam. Insya Allah awal 2015 kita letakkan batu pertamanya. Mudah-mudahan dalam waktu dua tahun benar-benar bisa dimanfaatkan," kata Lukman.

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Bupati Padangpariaman Ali Mukhni mengatakan, pembangunan asrama haji merupakan penantian yang sangat lama yaitu hampir 15 tahun. Asrama haji seluas 10 hektar ini berjarak 2,5 km dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM).

Pembangunan ini diperkirakan membutuhkan biaya sebesar Rp 800 milyar yang disharing melalui APBN, APBD Provinsi, Kabupaten, dan pihak swasta. Sementara pembangunan fisik asrama haji dan mesjid akan dianggarkan melalui APBN melalui Kementerian Agama.

Sedangkan pemerintah propinsi akan menganggarkan pembangunan satu unit jembatan dan jalan jalur khusus dari asrama haji ke BIM sepanjang 2,5 Km. Kewajiban Pemkab Padang Pariaman membangun jalan masuk menuju asrama haji sepanjang 1,5 km dengan lebar 40 meter,  drainase, dan juga pembangunan gerbang yang megah di pintu masuk. Sedangkan pihak swasta akan membangun hotel, rumah sakit, pusat perbelanjaan dan pusat olahraga.

Kakanwil Kemenag Propinsi Sumbar Syahrul Wirda membenarkan bahwa saat ini telah dianggarkan  dana sebesar Rp 100 milyar untuk pembangunan asrama haji. Ia berharap pada 2015 mendatang diadakan peletakan batu pertama oleh Menteri Agama. Asrama haji ini melayani jamaah dari tiga propinsi yang meliputi Jambi, Bengkulu dan Sumatera Barat.

"Insya Allah, mohon doa kita bersama, peletakkan batu pertama asrama haji bertaraf internasional sekaligus islamic center kita jadwalkan pada awal 2015. Kita ucapkan terima kasih dukungan Bapak Menteri yang mendorong percepatan pembangunan asrama haji ini," kata Syahrul Wirda. (Armaidi Tanjung/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan RMI NU, Pendidikan, IMNU Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Mahfud MD Hadiri Dialog Kebangsaan ISNU di Unisma

Malang, Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan. Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD menghadiri acara Dialog Kebangsaan yang diselenggarakan Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Universitas Islam Malang (Unisma), Ahad (13/10).

Mahfud MD Hadiri Dialog Kebangsaan ISNU di Unisma (Sumber Gambar : Nu Online)
Mahfud MD Hadiri Dialog Kebangsaan ISNU di Unisma (Sumber Gambar : Nu Online)

Mahfud MD Hadiri Dialog Kebangsaan ISNU di Unisma

Dalam kesempatan itu ia menyesalkan terjadinya kasus suap yang menimpa institusi yang sempat dipimpinnya.

“Mahkamah Konstitusi di Indonesia adalah salah satu diantara 10 terbaik MK yang ada di Dunia. Namun prestasi ini dirusak dan dipermalukan oleh kasusu suap ini,” kata tokoh yang dikabarkan mencalonkan presiden ini.

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Ia mengaku sempat tidak percaya saat pertama kali mendengar tertangkapnya Hakim MK Akil Mukhtar yang baru beberapa bulan menggantikannya itu, dengan kasus suap. Karena Mahfud selama ini mengetahui sendiri bagaimana kredibilitas para hakim yang ada di MK itu.

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

“Saya terkejut mendengar berita Akil Mukhtar ini. Saya yakin tidak ada hakim di Mahkamah Konstitusi yang berbuat hal seperti itu. Memang pernah ada isu suap, tapi tidak terbukti. Dan itu oleh hakim yang sudah keluar dari MK,” katanya.

Ia menekankan bahwa dengan adanya kasus suap di MK ini, saat ini sudah banyak yang tidak percaya lagi pada lembaga hukum yang berdiri sekitar 10 (sepuluh) tahun lalu ini. Mahfud juga mengatakan bahwa ada dari beberapa pihak yang pernah mengajukan kasus pada MK untuk diusut lagi kasusnya. Hal ini mnurutnya karena sudah kehilangan kepercayaan pada Institusi Hukum yang selama ini biasa menangani sengketa pilkada ini.

“Banyak orang-orang yang dulu pernah mengajukan gugatan pada MK dan telah diselesaikan, kini meminta kasususnya dibahas ulang. Bahkan ada yang berlebihan dengan meminta saya mengusut sengketa pilkada tahun 2007. Padahal kita tahu bahwa tahun itu MK belum mempunyai wewenang menangani kasus Pilkada,” katanya.

Terkait kabar bahwa Presiden akan membuat Peraturan Perundang-undangan Umum (perpu) untuk menyelesaikan masalah seperti di MK ini, Mahfud menyatakan bahwa ia setuju akan rencana itu. Akan tetapi baginya yang terpenting adalah peningkatan pengawasan, dan diubahnya proses rekruitmen menuju cara yang lebih terbuka.

“Saya setuju jika presiden mengeluarkan Perpu. Itu adalah hak perogratif Presiden. Tapi yang terpenting disini adalah peningkatan pengawasan dengan dibentuknya Badan Kehormatan di MK,” kata tokoh yang juga salah seorang pimpinan ISNU itu.

Mengenai peningkatan pengawasan pada Mahkamah Konstitusi ini ia lebih setuju agar dibentuk saja Badan Kehormatan MK. Dan bukannya pengawasan itu dilimpahkan pada Komisi Judisial. Hal ini dikarenakan Komisi Judisial selama ini dalam aturannya juga merupakan obyek hukum MK. (Ahmad Nur Kholis/Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan Tegal Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan