Kamis, 29 Desember 2016

Nurul Fauzi Tasikmalaya Lolos Perempat Final LSN Seri Nasional

Bantul, Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan. Kesebelasan Pondok Pesantren Nurul Fauzi Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat lolos ke perempat final Liga Santri Nasional setelah meraih kemenangan 2-0 melawan kesebalasan Pesantren Al Falah Aceh Besar di Stadion Sultan Agung Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (27/10).

Gol pertama dicetak Adit dibabak pertama. Dan kedua oleh Ipan dibabak kedua yang kesemuanya melalui umpan silang.

Nurul Fauzi Tasikmalaya Lolos Perempat Final LSN Seri Nasional (Sumber Gambar : Nu Online)
Nurul Fauzi Tasikmalaya Lolos Perempat Final LSN Seri Nasional (Sumber Gambar : Nu Online)

Nurul Fauzi Tasikmalaya Lolos Perempat Final LSN Seri Nasional

Official Tim Nurul Fauzi, Nana Sumarna melalui sambungan telepon mengatakan, permainan kedua tim begitu atraktif karena sama-sama harus menoreh kemenangan. Pasalnya, kalah saja dipertandingan tersebut, masing-masing tim harus ada yang angkat koper meninggalkan Yogyakarta.

"Tapi Alhamdulillah kami yang menang. Ini berkat doa dan dukungan yang di Tasikmalaya," kata Nana.

Ketua KNPI Kabupaten Tasikmalaya yang juga Wakil Ketua GP Ansor Kabupaten Tasikmalaya ini mengungkapkan tim Nurul Fauzi lolos 16 besar setelah sebelumnya menang melawan Tim Ar Rizky Nusa Tenggara Barat di pertandingan pamungkas Grup G. Nurul Fauzi menang telak dengan skor 7-0.

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Dengan raihan poin 7 dari tiga kali pertandingan, tidak pernah kalah dengan margin gol 10 dan hanya sekali kebobolan membuat Nurul Fauzi keluar sebagai juara Grup G.

Pesantren Nurul Fauzi pun satu-satunya perwakilan Priangan Timur dari tiga perwakilan di Jawa Barat. (Nurjani/Fathoni)

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Dari Nu Online: nu.or.id

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan Doa, Hadits Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Sabtu, 24 Desember 2016

M. Salman Terpilih Jadi Ketum PMII Aceh

Banda Aceh, Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan. Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Aceh ? menggelar Konferensi Cabang pada Ahad, (29/08) di Aula Kantor PWNU Aceh Banda Aceh.

M. Salman Terpilih Jadi Ketum PMII Aceh (Sumber Gambar : Nu Online)
M. Salman Terpilih Jadi Ketum PMII Aceh (Sumber Gambar : Nu Online)

M. Salman Terpilih Jadi Ketum PMII Aceh

Dalam kegiatan tersebut M. Salman mantan wakil ketua PC PMII Kota langsa terpilih secara aklamasi sebagai ketua umum PKC PMII Aceh masa khidmat 2015-2017. Salman terpilih karena saingannya Abdul Majid mengundurkan diri karena dalam Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga PMII menyebutkan persyaratan umur ketua umum PKC di bawah 27 tahun.

Acara tersebut dibuka oleh sekretaris PWNU Aceh, Asnawi M. Amin, S.Ag. Dia menginstruksikan PMII ? agar terus membina kader, baik di kampus negeri atau swasta.?

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

“Jangan hanya puas dengan apa yang ada sekarang. PWNU Aceh selalu siap membantu jika ada badan otonom (banom) dan lembaga yang melakukan pengkaderan bagi kader-kader muda di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU).

Konferensi ini diikuti oleh sembilan cabang di Aceh, yaitu Banda Aceh, Aceh Besar, Langsa, Lhokseumawe, Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tamiang, Aceh Barat dan Aceh Barat Daya. Namun ada beberapa cabang di Aceh yang masih persiapan.?

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

“Target kami ke depan terus mengembangkan sayap ke seluruh kabupaten-kota di Aceh,” ujar Salman. Red: Mukafi Niam

Dari Nu Online: nu.or.id

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan AlaNu, Makam Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Kamis, 22 Desember 2016

PBNU-BNN Nyatakan Darurat Narkotika

Jakarta, Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan. Pengurus harian PBNU menerima kunjungan rombongan Badan Nasional Narkotika (BNN) di Gedung PBNU, Jakarta, Rabu (21/10) sore. Mereka memperkuat kerja sama kedua pihak yang selama ini terjalin di tengah kondisi darurat narkotika.

PBNU-BNN Nyatakan Darurat Narkotika (Sumber Gambar : Nu Online)
PBNU-BNN Nyatakan Darurat Narkotika (Sumber Gambar : Nu Online)

PBNU-BNN Nyatakan Darurat Narkotika

“Kita punya 13.000 sekolah Ma’arif. Hampir bisa dipastikan pelajarnya tidak menggunakan narkotika. Tidak melakukan penyalahgunaan saja itu sudah merupakan pencegahan luar biasa,” kata Kang Said di hadapan para rombongan BNN.

Sementara Kepala BNN Budi Waseso menyampaikan bahwa pihaknya sudah melakukan kerja sama pencegahan penyalahgunaan narkotika dengan banom-banom NU seperti IPNU, IPPNU, Fatayat NU. Kini, Budi menambahkan, BNN tengah menjajaki kerja bareng dengan Lembaga Dakwah NU dan GP Ansor.

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

“Narkotika di Indonesia ini sudah di titik darurat. Para Bandar tidak segan-segan melebarkan segmen pasar mereka kepada pelajar TK,” kata Budi yang didampingi rombongannya.

Mereka juga tengah menyiapkan kerja-kerja pencegahan berbasis keluarga selain pelajar, santri, dan para dai. “Kita juga bahkan menyasar tempat hiburan. Kita sudah ketemu Ahok untuk mewajibkan tempat hiburan ‘Bersih Narkotika’,” ujar Budi.

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Kedua pihak berencana menindaklanjuti kerja-kerja pencegahan berbasis keluarga dan berbasis masjid. Pertemuan diakhiri dengan pertukaran cendera antara kedua pihak. (Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan Ulama Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Selasa, 13 Desember 2016

LTNNU Probolinggo Gelar Ngaji Jurnalistik

Probolinggo, Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Pengurus Cabang Lembaga Ta’lif Wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU) Kabupaten Probolinggo bekerja sama dengan Aswaja NU Center (Asnuter) Kabupaten Probolinggo menggelar Ngaji Jurnalistik, Ahad (10/4). Kegiatan yang digelar di aula Kantor PCNU Kabupaten Probolinggo ini mengambil tema “Mencetak Jurnalis Modern Yang Islami”.

Ngaji jurnalistik yang dibuka oleh Ketua PCNU Kabupaten Probolinggo KH Abdul Hadi Saifullah ini dihadiri oleh Ketua PC LTNNU Kabupaten Probolinggo Ansori dan Ketua PC Asnuter Kabupaten Probolinggo Teguh Mahameru.

LTNNU Probolinggo Gelar Ngaji Jurnalistik (Sumber Gambar : Nu Online)
LTNNU Probolinggo Gelar Ngaji Jurnalistik (Sumber Gambar : Nu Online)

LTNNU Probolinggo Gelar Ngaji Jurnalistik

Ketua PC LTNNU Kabupaten Probolinggo Ansori berharap agar dengan kegiatan ini terbentuk wadah potensi bakat dan minat bagi pengurus dan kaum muda NU dalam bidang jurnalistik untuk menuju warga yang kritis dan berintelektual. “Serta mampu mengembangkan pengetahuan, wawasan dan pengalaman terkait penulisan dan pemberitaan,” katanya.

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Menurut Ansori, seiring era globalisasi yang semakin besar, tuntutan masyarakat terhadap situasi terkini semakin tinggi. “Teknologi informasi semakin maju dan berkembang. Di sini kita harus bisa mengimbangi dan mengikuti arus informasi teknologi ini,” jelasnya.

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Sementara Ketua PCNU Kabupaten Probolinggo KH Abdul Hadi Saifullah sangat mengapresiasi Ngaji Jurnalistik ini. Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan kontribusi penting dalam memberitakan seluruh kegiatan yang dilakukan jajaran pengurus cabang NU, Lembaga dan Badan Otonom (Banom).

“Saya mengharapkan agar para pengurus MWCNU, Fatayat dan Muslimat NU, Ansor dan IPNU-IPPNU yang ada di wilayah kecamatan bisa turut serta mengambil bagian dari pemberitaan di daerah sehingga mampu dibaca, diamati, diteliti dan dicerna oleh seluruh warga Nahdlatul Ulama (NU),” katanya.

Lebih lanjut Kiai Abdul Hadi menyampaikan terima kasih kepada pengurus LTNNU dan Asnuter Kabupaten Probolinggo dengan harapan ke depan akan lahir wartawan dan jurnalis yang shidiq, amanah, tabligh dan fathanah.

Menurut Kiai Abdul Hadi, PCNU juga berkonsentrasi pada pengembangan ekonomi umat dengan mendirikan Koperasi Amanah Barokah Sejahtera (ABS), mendirikan usaha perusahaan air minum, menyiapkan bedak dan pasar di beberapa titik seperti di Leces dan Wonomerto.

“Ini langkah yang kita lakukan bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo. NU kedepan harus berdaya dalam berbagai bidang, tahun 2016 kita masih konsen pada pemberdayaan ekonomi,” pungkasnya. (Syamsul Akbar/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan Quote Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Senin, 05 Desember 2016

Simpati Pada Petani Kendal, PMII STAINU Jakarta Gelar Aksi Simbolis

Jakarta, Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan - Aktivis PMII STAINU Jakarta menyalakan lilin di lantai 5 Gedung GP Ansor, Jakarta, Ahad (7/5) dini hari. Mereka menyatakan prihatin atas nasib yang menimpa dua warga Surokonto Wetan, Kabupaten Kendal, Kiai Nur Aziz dan Rusmen yang dihukum 8 tahun penjara dan denda 8 milyar oleh PN Kendal.

Keduanya merupakan tokoh yang membela warga dalam memperjuangkan lahan pertanian warga.

Simpati Pada Petani Kendal, PMII STAINU Jakarta Gelar Aksi Simbolis (Sumber Gambar : Nu Online)
Simpati Pada Petani Kendal, PMII STAINU Jakarta Gelar Aksi Simbolis (Sumber Gambar : Nu Online)

Simpati Pada Petani Kendal, PMII STAINU Jakarta Gelar Aksi Simbolis

Aktivis PMII STAINU Jakarta, menilai putusan tersebut tidak adil.

Aksi dilanjutkan dengan shalat tobat dan tahajjud bersama. Aksi ini merupakan simbol keprihatinan atas nasib petani Surokonto Wetan yang sedang memperjuangkan keadilan di tengah ketidakpastian hukum di Indonesia.

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

“Petani adalah urat nadi pangan masyarakat Indonesia. Namun, ketika mereka sedang menjalankan tugas mulia malah diganggu. Di situlah seluruh anggota PMII Komisariat STAINU Jakarta merasa simpati dengan perjuangan yang dilakukan oleh para petani Surokonto Wetan,” kata Koordinator Aksi Ahmad Furqon.

Dihubungi terpisah, ahli hukum dari Universitas Negeri Semarang, Syukron Salam, menjelaskan dalam kasus Surokonto ini, para petani dituduh merusak hutan yang hutanya sendiri belum ada.

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

“Bukti hutan hanya surat dari Kementerian Kehutanan yang akan menjadikan lahan Surokonto menjadi kawasan hutan. Sampai sekarang lahan yang akan dijadikan hutan tersebut masih dimanfaatkan warga sebagai ladang pertanian. Tapi kenapa pengadilan memutuskan terdakwa terbukti mengorganisasi untuk melakukan perusakan hutan yang hutannya sendiri belum ada?” kata Syukron.

Ia melanjutkan, perbuatan para petani Surokonto itu jelas bukan perbuatan merusak hutan.

“Perusakan hutan itu ada kalau terdakwa menyobek-nyobek surat penetapan hutan dari Kementerian Kehutanan, baru terdakwa terbukti telah melakukan perusakan hutan ‘kertas’ dan bisa dipenjara 8 tahun denda 10 miliar,” tegas Syukron. (Kendi Setiawan/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan Warta, Kyai Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Sabtu, 03 Desember 2016

Pramuka Maarif NU se-Jatim Gelar Pergama di Tuban

Tuban, Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan. Sebanyak 2.440 pelajar penggalang gugus depan yang berpangkalan pada 250 SMP/MTs se-Jatim mengikuti Perkemahan Pramuka Penggalang Antar-Gugus Depan di lingkungan LP Maarif NU (Pergama) VII-2012 di Tuban pada 30 Juni - 3 Juli.

Pramuka Maarif NU se-Jatim Gelar Pergama di Tuban (Sumber Gambar : Nu Online)
Pramuka Maarif NU se-Jatim Gelar Pergama di Tuban (Sumber Gambar : Nu Online)

Pramuka Maarif NU se-Jatim Gelar Pergama di Tuban

Ia menjelaskan perkemahan itu diselenggarakan Lembaga Pendidikan (LP) Maarif NU Jawa Timur di Komplek STIT Machdum Ibrahim LP Maarif NU Cabang Tuban dengan tema "Kita Mantapkan Jalinan Ukhuwah Sesama Penggalang LP Maarif NU Jawa Timur".

Menurut dia, perkemahan pelajar SMP/MTs se-Jatim yang dilaksanakan bertepatan dengan liburan sekolah itu akan diisi berbagai kegiatan kepramukaan dan pembinaan mental dan spiritual dengan sistem evaluasi berbasis internet atau IT (information technology). 

"Karena itu setiap regu yang terdiri dari delapan orang diharuskan membawa satu laptop. Selain itu, peserta juga diharuskan membawa dua bibit pohon jati untuk setiap regu, karena mereka akan mengikuti bakti sosial di kawasan hutan mangrove," katanya.

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Kegiatan lainnya, out bound, safari camp, teknologi tepat guna, napak tilas walisongo, senam Pagar Nusa, seni budaya, sholat berjamaah, yasin dan tahlil, Aswaja, silaturahmi pembina, pengenalan satwa liar, kepramukaan (sandi dan morse), dan sebagainya.

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

"Pergama merupakan kegiatan kepramukaan yang diagendakan empat tahunan. Awalnya, Pergama dirintis melalui Peruga (perkemahaan regu penggalang) di Mojokerto yang diikuti Surabaya dan sekitarnya," katanya.

Setelah itu Pergama I digelar di Bangil pada tahun 1984, Pergama II di Mojokerto (1986), Pergama III di Lamongan (1986), Pergama IV di Sidoarjo (1987), Pergama V di Lumajang (2000), Pergama VI di Probolinggo (2010), dan Pergama VII di Tuban (2012).

Secara terpisah, Sekretaris Panitia Pelaksana Pergama VII-2012, Khoirul Badri mengatakan perkemahan pelajar SMP/MTs se-Jatim itu untuk pertama kalinya diisi berbagai kegiatan kepramukaan dan pembinaan mental dan spiritual dengan sistem evaluasi berbasis internet atau IT (information technology).

"Evaluasi berbasis IT itu digunakan empat kepentingan yakni evaluasi soal-soal yang diberikan secara online (soal kepramukaan dan keagamaan), evaluasi administrasi (surat izin, surat kesehatan, dan sebagainya), peserta juga bisa melakukan komplain secara online, dan pemberitaan tentang kegiatan Pergama VII-2012," katanya.

Untuk keperluan itu, panitia menyiapkan tiga server di Pusat IT (Kesekretariatan), menyiapkan satu wifi "standby" (diam) yang bekerja sama dengan Telkom, tiga wifi "mobile" (gerak) yang bekerja sama dengan Pemkab Tuban, menyiapkan 18 komputer (mobile) dan lima komputer (di Pusat IT), dan menyiapkan website/laman beralamat maarif-jatim.or.id. 

Redaktur: Mukafi Niam

Sumber  : Antara

Dari Nu Online: nu.or.id

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan Doa Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan