Rabu, 24 Januari 2018

Menneg Kominfo: Dampak Kenaikan BBM Dipikul Bersama-Sama

Surabaya, Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan
Menteri Negara Komunikasi dan Informatika (Menneg Kominfo) Dr Sofyan A Djalil SH MA MALD menyatakan dampak kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) akan dipikul bersama-sama.

"Pemerintah menyadari kenaikan BBM memang akan menambah beban rakyat, tapi beban itu akan kita pikul bersama-sama, karena sebagaian subsidi BBM akan kita alihkan kepada rakyat miskin," katanya saat membuka dialog publik di Surabaya, Senin.

Di hadapan ratusan peserta dialog publik "Kebijakan Pengurangan Subsidi BBM: Kita Berhemat Untuk Rakyat" yang digagas Departemen Kominfo dan PP Lembaga Perekonomian NU itu, ia menjelaskan pengurangan subsidi BBM tanpa kompensasi akan menambah jumlah rakyat miskin.

"Tapi, karena pengurangan subsidi BBM sebesar 40,34 persen akan disertai dengan kompensasi kepada rakyat miskin untuk pendidikan, kesehatan, beras miskin, dan sebagainya sehingga jumlah rakyat miskin akan justru berkurang," katanya.

Menurut mantan anggota tim sukses Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu, dampak kenaikan harga barang pasca kenaikan BBM akan berkisar 0,1 persen hingga 1 persen, kecuali angkutan kota yang cukup tinggi berkisar 5-12 persen.

"Tapi, semuanya akan dipikul bersama, karena subsidi yang kita alihkan kepada rakyat miskin mencapai Rp61 triliun dengan patokan harga BBM 35 dolar AS per-barel, bahkan patokan harga BBM 2005 mencapai 50 dolar AS per-barel maka pengalihan subsidi BBM menjadi Rp100 triliun," katanya.

Doktor alumnus Tufts University Medford, Massachussetts, AS itu menyatakan pengurangan subsidi BBM didasarkan atas studi bahwa 82 persen dari subsidi BBM 2004 sebesar Rp74 triliun justru tak sampai kepada rakyat miskin yang seharusnya menikmati. "Itu tak adil atau dalam bahasa agama disebut dzalim, karena subsidi tidak kita berikan kepada orang yang berhak, karena itu kita akan kurangi dan kita alihkan kepada subsidi langsung kepada rakyat miskin. Itu tugas negara," katanya.

Oleh karena itu, katanya, subsidi BBM 2005 akan dialihkan kepada 9,6 juta anak miskin dari SD hingga SMA sebesar Rp5,6 triliun, 36 juta rakyat akan diberi asuransi kesehatan sebesar Rp2,2 triliun, dan 8,6 juta rakyat miskin diberi beras 20 kilogram/bulan/KK (Kepala Keluarga).

Selain itu, 11 ribu dari 26 ribu desa tertinggal akan diberi anggaran pembangunan Rp300 juta per-desa sebesar Rp3,3 triliun, rumah rakyat dengan subsidi Rp2,6 juta/rumah atau anggaran sebesar Rp400 miliar, dan  ratusan panti asuhan.

"Semuanya hanya Rp17 triliun untuk rakyat miskin, apalagi BBM yang terlalu murah telah terbukti justru meningkatkan penyelundupan dan mematikan pengembangan energi alternatif, karena gas Indonesia justru banyak dinikmati rakyat Singapura akibat harga tidak kompetitif dengan BBM," katanya.

Acara yang dihadiri Ketua PBNU H Masdar F Masudi dan Rois Syuriah PWNU Jatim KHA Masduqi Mahfudh itu menampilkan pembicara Dr Dedi Maskur Riyadi (Deputi Kepala Bappenas RI), Dr Qurtubi (pakar perminyakan UI), KH Drs Ali Maschan Moesa MSi (Ketua PWNU Jatim), Anwar Hudiono (pers), dan Dr Ir H Umar Said (pakar energi).

Kontributor : Paryono N. Abdillah

Dari Nu Online: nu.or.id

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan Kajian, Internasional Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Menneg Kominfo: Dampak Kenaikan BBM Dipikul Bersama-Sama (Sumber Gambar : Nu Online)
Menneg Kominfo: Dampak Kenaikan BBM Dipikul Bersama-Sama (Sumber Gambar : Nu Online)

Menneg Kominfo: Dampak Kenaikan BBM Dipikul Bersama-Sama

Lakpesdam PBNU Siap Fasilitasi MWCNU Gerakkan Ranting

Garut, Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (Lakpesdam) PBNU mempersilakan bagi kepengurusan NU di tingkat mana saja untuk mengadakan Pelatihan Penggerak Ranting. Lakpesdam PBNU siap memfasilitasi kegiatan yang menjadi program kerja lembaga yang lahir 7 April 1985 ini.

"Lakpesdam PBNU sangat siap untuk memfasilitasi kegiatan pelatihan-pelatihan semacam ini. Kemana pun, bahkan walau yang mengundang setingkat MWC (Majelis Wakil Cabang NU) sekalipun kita siap untuk datang. Asalkan waktunya saja yang sesuai," kata Sekretaris Lakpesdam PBNU Marzuki Wahid.

Lakpesdam PBNU Siap Fasilitasi MWCNU Gerakkan Ranting (Sumber Gambar : Nu Online)
Lakpesdam PBNU Siap Fasilitasi MWCNU Gerakkan Ranting (Sumber Gambar : Nu Online)

Lakpesdam PBNU Siap Fasilitasi MWCNU Gerakkan Ranting

Marzuki menyampaikan hal itu saat mengisi Pelatihan Penggerak Ranting yang digelar Lakpesdam PCNU Garut di Pesantren Al-Fauzaniyah Garut, Jawa Barat, Sabtu-Ahad (28-29/5). Pelatihan ini diikuti oleh beberapa utusan dari kabupaten/kota terdekat, antara lain Sumedang, Cimahi, dan Bandung.? Semuanya berjumlah 30 peserta.

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Marzuki yang menjadi fasilitator dalam kegiatan ini membawa beberapa trainer (trainer) lainnya antara lain Abdullah Ubed, Kepala Divisi Pemberdayaan Manusia; dan pengurus dan staf lainnya, Tsabit Al-Fauzi dan Rofii.

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Materi yang akan disampaikan dalam kesempatan ini meliputi NU dan Aswaja, Penataan Organisasi Ranting, Pengorganisasian, serta Profil dan Penggerak Ranting.

"Pelatihan ini diselenggarakan atas dasar realita akar permasalahan umat yang sering terjadi di tingkat ranting,” kata Hilwan Faqih, Ketua Lakpesdam NU Garut yang juga penyelenggara pelatihan ini.

Ketika rantingnya kuat, otomatis NU secara kesuluruhan pun akan kuat. Apalah artinya cabang banyak kegiatan, tetapi rantingnya minim kegiatan, tambahnya.

Seluruh peserta tampak sangat antusias atas diselenggarakan pelatihan ini. Mereka berharap sepulang dari pelatihan ini dapat mampu menjadi trainer-trainer yang hebat, yang bisa memfasilitasi kepada ranting-ranting di daerahnya tentang pemahaman akan Aswaja dan NU.

"Terima kasih atas terselenggaranya pelatihan penggerak ranting ini. Banyak ilmu serta pengalaman yang baru, di samping kita juga bisa sharing dengan fasilitator dan peserta yang lain. Sungguh pelatihan ini sangat bermanfaat," tutur Ramli salah satu peserta pada pelatihan ini. (Syarif Hidayatullah/Ayi Abdul Kohar/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan Hadits, Aswaja, RMI NU Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Selasa, 23 Januari 2018

Pengobatan Gratis untuk Harlah ke-83 NU

Pekalongan, Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan. Dalam rangka peringatan hari lahir (Harlah) ke-83 NU tahun 2009 Pengurus Cabang NU Kota Pekalongan menyelenggarakan pengobatan gratis yang digelar, Ahad (4/1) bertempat di rumah H. Ahmad Rofiq, ketua PCNU Kota Pekalongan, di Gamer Pekalongan Timur Kota Pekalongan.

Acara ini mendapat respon yang luar biasa dari masyarakat. Tercatat hingga akhir kegiatan? ada 425 calon pasien dan semuanya sudah mendapat pelayanan kesehatan dari tim dokter yang sengaja disiapkan oleh panitia setempat.

Pengobatan Gratis untuk Harlah ke-83 NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Pengobatan Gratis untuk Harlah ke-83 NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Pengobatan Gratis untuk Harlah ke-83 NU

Kegiatan perdana dari empat kegiatan sejenis akan digelar, di samping donor darah, ziarah makam pejuang Nahdlatul Ulama dan istighotsah kubro pada puncak acara peringatan.

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Kegiatan pengobatan gratis selalu dibanjiri pasien dan mendapat perhatian dari perbagai pihak. Tidak kurang dari Pemerintah Kota Pekalongan memberikan obat-obatan dan tenaga medis secara gratis. Kemudian dari Pimpinan Cabang Muslimat NU mengerahkan dokter dan tenaga medisnya, hingga partisipasi dan dukungan warga NU dimana kegiatan pengobatan gratis di gelar.

Wakil Ketua panitia kegiatan Abdul Basyir, SH kepada Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan mengatakan, kegiatan pengobatan gratis dijadualkan akan digelar di empat kecamatan, yakni Kecamatan Pekalongan Timur hari Ahad ini, Kecamatan Pekalongan Barat tanggal 11, Pekalongan Utara tanggal 18 dan Pekalongan Selatan tanggal 25 Januari mendatang.

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

“Jika dibandingkan tahun lalu, alhamdulillah kondisinya lebih baik. Tahun ini semula panitia hanya menargetkan melayani 300 pasien, ternyata mengalami peningkatan baik dari jumlah pasien, tenaga medis hingga obat-obatan yang disediakan juga mengalami penambahan,” katanya.

Basyir yang juga anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pekalongan berharap, pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh PCNU Kota Pekalongan bisa menjadi agenda rutin tahunan, sehingga masyarakat merasakan manfaatnya atas kiprahnya Nahdlatul Ulama.

Wakil Walikota Pekalongan, H Abu Almafachir mengatakan, apa yang telah dilakukan oleh Pengurus Cabang NU Kota Pekalongan dengan kegiatan seperti pengobatan gratis telah membantu secara nyata program pemerintah di bidang penanganan kesehatan. Sehingga pemerintah dengan senang hati membantu obat-obatan dan tenaga medis untuk pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan secara gratis.

Sementara itu, Ketua PCNU Kota Pekalongan, H Ahmad Rofiq mengatakan, untuk kegiatan peringatan Harlah ke-83 kali ini sengaja tidak dilaksanakan secara meriah seperti tahun kemarin, akan tetapi dikemas dalam format yang sederhana dengan hasil yang maksimal dengan prioritas kegiatan pengabdian masyarakat. Sehingga diharapkan dengan kegiatan ini NU setiap tahunnya dapat melaksanakan kegiatan bulan pengabdian NU setiap bulan Januari yang digelar di wilayah yang berbeda.

Hadir dalam acara pengobatan gratis selain Wakil Walikota Pekalongan juga tampak hadir segenap Pengurus Harian Syuriyah dan Tanfidziyah NU Kota Pekalongan serta beberap tamu undangan lainnya juga hadir pada acara pengobatan gratis NU. [miz]Dari Nu Online: nu.or.id

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan Sholawat, Aswaja, Kiai Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Satkornas Banser Luncurkan Buku Pedoman Operasional Kebanseran

Jakarta, Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan - Kepala Satuan Koordinasi Nasional Barisan Ansor Serbaguna (Kasatkornas Banser) H Alfa Isnaeni mengumumkan bahwa Satkornas Banser telah merilis buku kebanseran. Buku ini memuat peraturan yang berkaitan dengan kegiatan dan operasi Banser di semua tingkatan.

Demikian disampaikan H Alfa Isnaeni di hadapan sedikitnya 700 ratus orang pada acara Malam Tasyakuran Kemerdekaan Ke-72 RI di Kantor Sekretariat PP GP Ansor, Jalan Kramat Raya Nomor 65 A, Jakarta Pusat, Senin (28/8) malam.

Satkornas Banser Luncurkan Buku Pedoman Operasional Kebanseran (Sumber Gambar : Nu Online)
Satkornas Banser Luncurkan Buku Pedoman Operasional Kebanseran (Sumber Gambar : Nu Online)

Satkornas Banser Luncurkan Buku Pedoman Operasional Kebanseran

“Satkornas sudah menyusun buku juklak kebanseran. Buku ini lahir sebagai amanat kebanseran kepada Satkornas Banser,” kata Alfa pada malam tasyakuran yang juga dimeriahkan oleh pertunjukan grup Wayang Kampung Sebelah.

Menurutnya, buku kebanseran ini juga menjelaskan hubungan Ansor dan Banser.

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Buku ini, ia melanjutkan, sudah dicetak. Buku ini pedoman kebanseran untuk seluruh Indonesia.

“Buku ini gratis, boleh diambil satkorwil untuk pedoman ke bawah di ruang sebelah, tapi alangkah baiknya mengganti ongkos cetak,” kata Alfa disambut tawa para hadirin. (Alhafiz K)Dari Nu Online: nu.or.id

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan Khutbah, AlaSantri, Pertandingan Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Ketua PBNU HM Rozy Munir Jadi Dubes Qatar

Jakarta, Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan. Ketua PBNU Urusan Luar Negeri HM Rozy Munir dilantik oleh presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk menduduki jabatan duta besar Indonesia untuk Qatar untuk tiga tahun ke depan. Pelantikan dilaksanakan di Istana Presiden pukul 14.00 Rabu (5/9).

Kepada Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan di PBNU sesaat sebelum keberangkatannya ke istana, Rozy menjelaskan bahwa ia akan memfokuskan tiga hal untuk meningkatkan hubungan antara Indonesia dan Qatar yang mencakup investasi, perdagangan dan  pariwisata.

“Banyak peluang yang bisa diraih seperti tenaga ahli dibidang perminyakan, konstruksi, perhotelan, sarana dan prasarana sampai dengan dokter dan perawat. Kita juga akan berusaha meningkatkan kunjungan wisatawan dari Qatar ke Indonesia karena sekarang sudah ada penerbangan langsung dari Doha ke Jakarta dan Bali,” tuturnya.

Ketua PBNU HM Rozy Munir Jadi Dubes Qatar (Sumber Gambar : Nu Online)
Ketua PBNU HM Rozy Munir Jadi Dubes Qatar (Sumber Gambar : Nu Online)

Ketua PBNU HM Rozy Munir Jadi Dubes Qatar

Beberapa hal yang belum diselesaikan oleh dubes sebelumnya seperti MoU tentang Joint Investment Fund juga akan menjadi prioritas garapannya. 

Sebagai orang yang sudah lama mengabdi di NU, Ia juga akan berupaya meningkatkan hubungan keagamaan dengan mengembangkan Islam yang rahmatan lil alamiin yang selama ini sudah dijalankan NU dan International Conference of Islamic Scholars (ICIS) turut digagasnya.

Ia merupakan satu dari tujuh dubes baru yang bukan merupakan diplomat karir dan hari ini dilantik bersama dengan tiga dubes lainnya. Posisinya di Qatar menggantikan Abdul Wahid Maktub yang sudah habis masa tugasnya.

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Dilahirkan di Mojokerto, 16 April 1943, darah NU sudah mengalir sejak lahir karena ia merupakan anak dari KH Munasir Ali, salah satu pejuang Hizbullah, yang merupakan pasukan NU dalam mengusir penjajah.

Lulus dari FE UI tahun 1974, ia melanjutkan pendidikannya di Universitas Hawai dengan mengambil program Master of Science in Public Health/Population and Family Planning yang diselesaikan pada tahun 1977 yang selanjutnya ia mengabdi di almamaternya.

Beberapa jabatan penting yang pernah di pegangnya adalah direktur Pranata UI 1986-1997, staff ahli Menakertrans pada tahun 1998, Badan Kependudukan Nasional (200-2001, Menneg  BUMN (2000) dan anggota Panwaslu (2004).

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Semasa mahasiswa, Rozy aktif di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), organisasi mahasiswa yang menjadi wadah anak-anak NU, selanjutnya, ia aktif di Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU) yang merupakan bidang keahliannya. Selanjutnya, ia menjadi ketua PBNU semasa kepemimpinan Gus Dur dan masih dipercaya sampai dua kali masa khidmat kepemimpinan KH Hasyim Muzadi.

Pernikahannya dengan gadis Bugis yang disuntingnya Hj Mufida Munir membuahkan tiga orang anak, Avianto Muhtadi, Benny Saaf dan Citra Fitri. Ia kini merupakan kakek dari dua orang cucu dari anaknya yang pertama. (mkf)



Dari Nu Online: nu.or.id

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan Budaya Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Harlah, PMII Diharap Makin Eksis di Dalam dan Luar Kampus

Makassar, Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan. Pergerakan mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia, Cabang Makassar memperingati hari lahir (harlah) yang ke-57 tahun dengan tema Menolak Lupa PMII yang Jaya dengan Menjalin Silaturahmi yang dilaksanakan Ahad malam (23/4) di Asrama Sidrap Center, Jl. Perintis Kemerdekaan.

Ketua Panitia Harlah PMII RE UMI Waode Siti Toresha Hobi mengatakan dalam sambutannya bahwa di momentum hari lahir ini semoga PMII semakin jaya "PMII diharapkan semakin eksis di dalam maupun di luar kampus" tegas Siti Toresha.?

Harlah, PMII Diharap Makin Eksis di Dalam dan Luar Kampus (Sumber Gambar : Nu Online)
Harlah, PMII Diharap Makin Eksis di Dalam dan Luar Kampus (Sumber Gambar : Nu Online)

Harlah, PMII Diharap Makin Eksis di Dalam dan Luar Kampus

Kegiatan ini diisi dengan berbagai hiburan, termasuk tarian-tarian tradisional sebagai penguatan budaya dan perkusi dari angota PMII RE UMI.

Muhammad Firman selaku ketua rayon menghimbau agar para kader senantiasa menjaga silaturahmi sebagai penguatan organisasi.?

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

"Di hari lahir ini semoga PMII bisa menjaga silaturahmi kepada seluruh organisasi baik intra maupun ekstra kampus pada umumnya dan para senior untuk mensinergikan gerakan dalam menjaga eksistensi bangsa Indonesia".

Kegiatan tersebut dihadir oleh berbagai lembaga intra dan ekstra kampus termasuk sejumlah kader PMII se-Kota Makassar, ? sebanyak 100 orang peserta memadati Aula Asrama Sidrap. Red: Mukafi Niam

Dari Nu Online: nu.or.id

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan Lomba Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Gubernur Sumut Berharap NU Bantu Pemerintah Bangun Ekonomi

Medan, Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan. Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Gatot Pujo Nugroho mengungkapkan harapannya agar Pra-Muktamar ke-33 Nahdlatul Ulama (NU) Zona Sumatera yang akan digelar pada 17-18 Mei di Medan menghasilkan rekomendasi mambantu pemerintah dalam membangun ekonomi kerakyatan.

Gatot menyampaikan hal itu kepada Panitia Pelaksana Pra-Muktamar ke-33 NU Zona Sumatera saat silaturahim di Rumah Dinas Guberur Sumut, Jalan Sudirman No 41, Medan, Jumat (8/5). Rombongan panitia dipimpin Ketua PWNU Sumut Afifuddin Lubis didampingi Wakil Rais Syuriyah PWNU Sumut Imron Hasibuan dan Ketua Panitia Pra Muktamar Adlin Damanik.

Gubernur Sumut Berharap NU Bantu Pemerintah Bangun Ekonomi (Sumber Gambar : Nu Online)
Gubernur Sumut Berharap NU Bantu Pemerintah Bangun Ekonomi (Sumber Gambar : Nu Online)

Gubernur Sumut Berharap NU Bantu Pemerintah Bangun Ekonomi

Gubernur Sumut dalam kesempatan itu mengucapkan terima kasih kepada Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) atas kepercayaan yang diberikan kepada Medan, untuk menjadi lokasi pelaksanaan Pra-Muktamar, menyongsong perhelatan akbar Muktamar ke-33 NU di Jombang, Jawa Timur, pada Agustus mendatang.

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Untuk itu, Gatot berharap pelaksanaan Pra-Mukatamar menghasilkan sebuah rekomendasi untuk mengingatkan kembali pemerintah tentang kedaulatan dan pemerataan ekonomi sesuai tema yang diusung Pra-Muktamar ke-33 ini.

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

"Bahwa yang saya tahu amanah konsitusi bagaimana membangun ekonomi bangsa ini adalah dengan ekonomi kerakyatan, ekonomi gotong royong. Sebagaimana yang diamanahkan oleh konstitusi dan hari ini diamanahkan oleh Bapak Presiden dengan konsep gotong royongnya," ujar Gubernur Sumut.

Sementara itu Ketua PWNU Sumut Afifuddin Lubis mengatakan, tujuan kedatangan pihaknya adalah selain bersilaturahim juga ingin mengundang Gubernur Sumut untuk memberi sambutan dalam acara tersebut. "Kami mohon Pak Gubernur dapat hadir untuk memberi arahan dan sambutan," ujarnya.

Gubernur Sumut dalam kesempatan itu didampingi Asisten III Zulkarnain dan Kepala Biro Binkessos M Yusuf. Turut hadir pula Wakil Ketua PWNU Sumut M Hatta Siregar, Wakil Bendahara PWNU Baharuddin Berutu, Wakil Rais Syuriah Katimin, Sekretaris Panitia Abrar M Dawud Faza, Katua LDNU Sumut A Sori Monang, Wakil Ketua PWNU Enda Mora Lubis, Bendahara Panitia Pasiruddin Daulay, Wakil Sekretaris PWNU Sumut Khairuddin Hutasuhut, Wakil Sekretaris PWNU Upar Pulungan dan Wakil Keta PWNU Sumut Marahalim Harahap.

Sebelumnya, acara Pra-Muktamar ke-33 NU digelar di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), dengan materi pembahasan seputar konsep “Ahlul Halli wal Aqdi; serta di Makassar, Sulawesi Selatan, dengan mengusung tema tentang Islam Nusantara. Medan kali ini bakal menjadi tuan rumah bagi pembahasan ekonomi kerakyatan. (Suwardi Sinaga/Mahbib)

Foto: Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho foto bersama Panitia Pra Muktamar ke-33 NU Zona Sumatera.

Dari Nu Online: nu.or.id

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan Sunnah, Olahraga, Pahlawan Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan