Minggu, 01 Desember 2013

PMII Tuntut Bupati Jember Sahkan Perda Tanpa Opsi Pertambangan

Jember, Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan. Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Jember, berunjuk rasa di halaman DPRD Kabupaten Jember, Kamis (8/1). Mereka menuntut agar Raperda tentang Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) Jember segera disahkan tanpa opsi pertambangan. Sebab, sudah cukup lama RTRW tersebut mengambang tanpa adanya kejelasan.

PMII Tuntut Bupati Jember Sahkan Perda Tanpa Opsi Pertambangan (Sumber Gambar : Nu Online)
PMII Tuntut Bupati Jember Sahkan Perda Tanpa Opsi Pertambangan (Sumber Gambar : Nu Online)

PMII Tuntut Bupati Jember Sahkan Perda Tanpa Opsi Pertambangan

"Kami berharap agar RTRW itu cepat disahkan sebagai Perda. Jangan hanya karena tidak ada opsi tambang, lantas rakyat dikorbankan," ucap korlap aksi Akim Candra.

Menurut Akim, eksekutif maupun legislatif harus memprioritaskan kepentingan rakyat dalam menyusun RTRW. Dikatakannya, yang terjadi saat ini eksekutif sudah tidak memprioritaskan kepentingan rakyat banyak.

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Buktinya, mereka ngotot untuk memasukkan opsi tambang dalam Raperda RTRW tersebut. Padahal, opsi tambang tidak dikehendaki oleh mayoritas rakyat Jember.

"Kalau Bupati Jember beralasan karena bertentangan dengan RTRW di atasnya (kalau tidak ada opsi tambang), itu tidak benar. Yang berdaulat adalah rakyat," jelasnya.

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Dihubungi terpisah, Ketua Pansus Raperda RTRW Kabupaten Jember Ayub Junaidi mengatakan, Raperda Pansus sudah selesai. Namun pihak eksekutif masih belum mau mengesahkan karena katanya masih mau konsultasi dengan gubernur.

"Itu karena opsi tambang tidak masuk," ucap Ayub. (Aryudi A Razaq/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan Quote, AlaNu, Sholawat Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar