Kopi luak merupakan biji kopi yang kerap menjadi konsumsi luak. Luak hewan sejenis kucing dengan bulu bintik-bintik yang memiliki kegemaran memakan ayam, juga kopi, dan juga makanan lainnya. Biji kopi yang menjadi kotoran luak inilah yang disebut kopi luak.
| Minum Kopi Luak? (Sumber Gambar : Nu Online) |
Minum Kopi Luak?
Lalu bagaimana hukumnya mengonsumsi bubuk kopi yang diolah dari biji kopi yang keluar dari dubur luak? Hukumnya bergantung dari proses pengolahannya. Karena, hukum umum yang berlaku, segala benda yang keluar dari kemaluan depan atau belakang dihukumnya najis.Terkait kopi luak, Imam Nawawi dalam kitab Al-Majmuk syarah Al-Muhadzab menjelaskannya dengan baik,
Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan
قال Ø£ØµØØ§Ø¨Ù? ا رØÙ…Ù‡ الله إذا أكلت البهمÙ? Ø© ØØ¨Ø§ وخرج Ù…Ù? بطÙ? ها صØÙ? ØØ§ ÙØ¥Ù? كاÙ? ت صلابتها باقÙ? Ø© بØÙ? Ø« لو زرع Ù? بت ÙØ¹Ù? Ù? Ù‡ طاهرة لكÙ? Ù? جب غسله ظاهره لملاقاة الÙ? جاسة لاÙ? Ù‡ واÙ? صار غذاء لها Ùمهما تغÙ? ر الى Ø§Ù„ÙØ³Ø§Ø¯ ÙØµØ§Ø± كما لو ابتلع Ù? واة وخرجت ÙØ£Ù? باطÙ? ها طاهر ÙˆÙ? طهر قشرها بالغسل وإÙ? كاÙ? ت صلابتها قد زالت بØÙ? Ø« لو زرع لم Ù? Ù? بت Ùهو Ù? جس ذكر هذا Ø§Ù„ØªÙØµÙ? Ù„ هكذا القاضى ØØ³Ù? Ù? والمتولى والبغوى وغÙ? رهمMisbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan
“Sahabat kami Ra berkata, ‘Ketika binatang menelan sebuah biji, lalu keluar dari perutnya dalam keadaan utuh, maka harus dilihat dari kerasnya biji itu. Kalau kerasnya biji itu tetap dalam arti ketika biji itu ditanam lantas tumbuh, maka biji itu terbilang suci. Tetapi biji itu wajib dicuci karena permukaannya bersentuhan dengan najis. Karena, meskipun biji itu merupakan makanan binatang itu, artinya ketika biji itu cenderung menjadi rusak seperti biji yang ditelan binatang, lalu keluar dari duburnya, maka bagian dalam bijinya terbilang suci. Kulit bijinya pun bisa suci bilamana dicuci. Tetapi jika kekerasan biji itu hilang artinya ketika biji ditanam tidak tumbuh, maka hukum biji itu najis.’ Demikian disebutkan secara rinci. Begitulah dikatakan Qadli Husen, Al-Mutawalli, Al-Baghowi, dan ulama lain.” Wallahu Alam.Penulis: Alhafiz Kurniawan
Dari Nu Online: nu.or.id
Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan Nahdlatul, Doa, Amalan Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar