Beberapa kali ditemukan di sebagian masjid adanya beberapa jama’ah dalam satu masjid. Ini biasanya terjadi pada saat makmum datang terlambat dan tidak sempat mengikuti shalat bersama imam tetap masjid tersebut. Akhirnya dia memilih orang lain atau dirinya sendiri untuk mengimami shalat. Namun pada saat yang sama, sebagian yang lain juga mendirikan shalat jama’ah. Padahal keduanya masih berada dalam satu masjid.
| Bolehkah Ada Dua Shalat Jamaah Bersamaan dalam Satu Masjid? (Sumber Gambar : Nu Online) |
Bolehkah Ada Dua Shalat Jamaah Bersamaan dalam Satu Masjid?
Syekh Wahbah Az-Zuhayli dalam kitabnya Al-Fiqhul Islami wa Adillatuhu menjelaskan:Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan
? ? ? ? ? ? ? ? ? ?Artinya, “Dimakruhkan mendirikan beberapa shalat berjama’ah dalam satu waktu (satu masjid) karena dapat menganggu (jama’ah lain).”
Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan
Pelaksanaan dua shalat jama’ah dalam satu masjid hukumnya makruh menurut Syekh Wahbah. Dihukumi makruh karena dapat menganggu pelaksanaan jamaah shalat lainnya. Dengan demikian, alangkah baiknya dalam satu masjid tidak terdapat dua shalat jama’ah.Bagi orang yang ingin shalat di masjid seyogianya tidak membuat jama’ah baru dan mengikuti shalat jama’ah yang sedang berlangsung. Apabila tetap bersikukuh membuat jama’ah baru, lebih baik dilakukan di luar masjid atau menunggu jama’ah lain selesai melaksanakan shalat. Wallahu a’lam. (Hengki Ferdiansyah)Dari Nu Online: nu.or.id
Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan Quote, Kyai Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar