Kiai: Bagaimana keadaanmu, Cong?
| Tiga Hasanah (Sumber Gambar : Nu Online) |
Tiga Hasanah
Santri: Alhamdulillah sehat, berkat doa Kiai .Kiai: Ya... syukurlah kalau begitu.
Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan
Setelah diam sejenak sang kiai kemudian melanjutkan pertanyaannyaKiai: Saya dengar kamu berpoligami?
Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan
Sontak saja si santri menjadi deg degan, berbagai perasaan berbaur dalam pikirannya, dari merasa bersalah, malu dan sebagainya. Lalu dengan agak gugup ia menjawab.Santri:Ya, benar, Kiai.
Kiai: Hebat kamu, saya aja baru satu.
Mendengar pujian sang guru ia kembali tenang, kemudian melanjutkan perbincangannya
Santri: Tapi ada yang musykil, Kiai.
Kiai: Lho kok bisa, apanya yang musykil ?
Santri: Begini Kiai, sebetulnya saya hanya mau dua saja, seperti dalam al Qur’an...
Ia belum sempat menyelesaikan kalimatnya karena keburu dipotong oleh sang Kiai.
Kiai: Lho..! Di dalam Al Qur’an bukannya sampai empat?
Santri: Maksud saya begini Kiai,saya sudah terlanjur punya tiga isteri, sementara dalam al Qur’an disebutkan hanya dua, “fid dunya hasanah” dan “fil akhiroti hasanah”, terus hasanah yang satu lagi tempatnya di mana, Kiai?
“Grrrrrrrr...” semua yang hadir di pendopo tertawa.
(Hosni Rahman, Sukorejo Situbondo)
Dari Nu Online: nu.or.id
Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan Fragmen, Doa, Pondok Pesantren Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar