Rabu, 20 Desember 2017

GP Ansor Sidoarjo Serukan ke Media yang Catut Kiai Said untuk Minta Maaf

Sidoarjo, Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan. Ketua GP Ansor Sidoarjo H Rizza Ali Faizin meminta kepada redaksi salah satu media cetak (Harian Bangsa) agar meminta maaf dan mengklarifikasi pemberitaannya yang tidak benar terkait Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj atas kasus makelar tanah di Kelurahan Karang Besuki, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jawa Timur.?

GP Ansor Sidoarjo Serukan ke Media yang Catut Kiai Said untuk Minta Maaf (Sumber Gambar : Nu Online)
GP Ansor Sidoarjo Serukan ke Media yang Catut Kiai Said untuk Minta Maaf (Sumber Gambar : Nu Online)

GP Ansor Sidoarjo Serukan ke Media yang Catut Kiai Said untuk Minta Maaf

Jika pihak redaksi tidak meminta maaf atau mengklarifikasi kepada Kiai Said, GP Ansor Sidoarjo dengan tegas akan mendatangi kantor media tersebut.

"Ansor Sidoarjo akan mendatangi kantor media tersebut untuk bersilaturahim jika media tersebut tidak meminta maaf atau mengklarifikasi kepada Kiai Said. Karena dua hari ini berita yang mencatut nama ulama itu bikin resah warga NU dan masyarakat," kata Rizza saat ditemui Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan di kantornya, Jalan KH Mukmin Sidoarjo, Jumat (30/12).

Riza juga menyayangkan adanya pemberitaan yang sama sekali tidak benar itu. Pasalnya, pembeli tanah dari H Qosim atas nama Denny M Syafullah membantah berita tersebut. Menurut dia, berita tersebut sangat jahat. “Ini berita jahat. Ini orang jahat. Seribu persen bohong!” katanya di gedung PBNU, Jakarta, pada Kamis (29/12).

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

(Baca: Seribu Persen Bohong Kiai Said Makelari Tanah di Malang)?

Dengan adanya pemberitaan di Harian Bangsa itu, Riza mengatakan bahwa media yang bersangkutan sudah keluar dari ruh jurnalistik, karena telah mencatut nama ulama.

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Pihaknya mengimbau kepada media cetak, online maupun media massa supaya memberikan berita yang objektif dan tidak hoax sehingga tidak menimbulkan keresahan. Disamping itu, Rizza juga meminta kepada semua pihak untuk menahan diri.

"Kami harap media tersebut segera melakukan tabayun, apalagi telah mencatut nama Kiai yang menjadi panutan. Biar segera cepat selesai serta tidak memperkeruh suasana negara ini," tegas Rizza. (Moh Kholidun/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan Humor Islam, AlaNu Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar