Sabtu, 02 Desember 2017

Fatayat: Media Massa Masih Banyak Suguhkan Konten Tak Mendidik

Jakarta, Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan. Pimpinan Pusat Fatayat NU menyayangkan media massa masih banyak menyuguhkan tayangan yang kurang ramah untuk anak. Akibatnya, anak tak mendapatkan konten mendidik dari situ dan kekerasan terhadap mereka sering terjadi.

Fatayat: Media Massa Masih Banyak Suguhkan Konten Tak Mendidik (Sumber Gambar : Nu Online)
Fatayat: Media Massa Masih Banyak Suguhkan Konten Tak Mendidik (Sumber Gambar : Nu Online)

Fatayat: Media Massa Masih Banyak Suguhkan Konten Tak Mendidik

Ketua PP Fatayat NU Anggia Ermarini mengurai, di antara muatan tidak edukatif, misalnya tayangan sinetron yang lebih mengajarkan mengejek ketimbang berkomunikasi dengan benar. Adegan kekerasan, katanya, juga kerap disajikan dengan vulgar.

"Seluruh media massa harus memposisikan diri dan berperan sebagai media transformasi pengetahuan dan kesadaran publik yang menyajikan informasi dan tayangan yang mendidik, membangun kesadaran kritis, serta berorientasi pada kemanusiaan dan keadilan yang berkeadaban," paparnya di Jakarta, Kamis (8/10).

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Untuk melindungi anak dari ancaman kekerasan, Fatayat NU juga menilai pendidikan keorangtuaan (parenting education) sangat penting dilakukan dan dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat.

"Tidak hanya tanggung jawab negara dan lembaga pendidikan, namun orang tua yang menjadi pemegang amanah anak harus sensitif dan sadar akan ancaman kekerasan bagi anak mereka," tutur Anggia.

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Fatayat NU juga sadar bahwa regulasi di Tanah Air belum ideal memberi perlindungan bagi anak. Ringannya hukuman yang diterima pelaku kekerasan, baik fisik, psikis, maupun seksual, sering tidak memberikan efek jera. (Mahbib Khoiron)

Dari Nu Online: nu.or.id

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan RMI NU, Santri Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar