"Tanpa sadar melalui acara TV kita dituntun ke arah jalan yang tidak benar," kata sutradara teater untuk anak-anak tersebut di Jakarta, Kamis.
Menurut sutradara terbaik dalam festival teater anak dunia ke 9 tahun 2006 di Lingen Jerman tersebut banyak tayangan TV yang mengumbar kekerasan, kekejian, dan dendam.
| Tayangan TV Picu Krisis Moral (Sumber Gambar : Nu Online) |
Tayangan TV Picu Krisis Moral
"Hal ini membuat kerusakan masyarakat Indonesia semakin akut, sebab TV merupakan media yang efektif dalam menyiarkan nilai yang dapat ditiru masyarakat," kata Jose yang karyanya mendapatkan penghargaan sebagai penampilan terbaik pada Festival Teater Anak Asia Pasifik di Toyoma Jepang 2004.Untuk itu menurut seniman yang pernah bergabung dengan teater populer Putu Wijaya tersebut stasiun TV perlu mengubah diri dengan menayangkan acara yang memberikan nilai pendidikan bagi bangsa.
Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan
"Hal ini perlu didekati secara arif, dengan demikian TV menjadi salah satu alat untuk mengoreksi apa yang salah dalam masyarakat dan turut membetulkannya, bukan sebaliknya," kata Jose.Sementara itu Jose mengaku prihatin dengan kejadian bunuh diri seorang ibu dan membunuh empat orang anaknya yang baru-baru ini terjadi. "Ini menunjukan bahwa masyarakat kita sedang sakit, untuk itu media TV juga harus dapat berpartisipasi menyehatkannya, bukan hanya mencari sensasi dari sebuah peristiwa," kata Jose yang telah bergelut di teater anak sejak tahun 1975. (ant/mad)
Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan
Dari Nu Online: nu.or.idMisbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan Pertandingan Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar