| Di Pesantren, Santri Ditanamkan Sikap “Hubbul Wathan” (Sumber Gambar : Nu Online) |
Di Pesantren, Santri Ditanamkan Sikap “Hubbul Wathan”
Pernyataan ini disampaikanya saat memberikan Mauidhoh Hasanah dalam acara Haflah Akhiriddirosah, wisuda purna belajar santri Madrasah Aliyah Mu’adalah dan Wisuda Syahadah Alimiyah ke-2 Mahasantri Ma’had Aly Attarmasi, Senin (8/6) malam.“Malam ini kami nyatakan, Pondok Pesantren Tremas Pacitan siap menjadi benteng pertahanan dan siap menjaga keutuhan NKRI,” kata Kiai Luqman yang merupakan koordinator Gerakan Nasional Ayo Mondok itu.
Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan
Kiai Luqman menambahkan, bahwa pesantren merupakan lembaga keagamaan Islam yang khas Indonesia. Pesantren mengajarkan Islam yang moderat dan tidak ekstrim. Pondok Tremas berusaha melahirkan santri yang tengah-tengah. Tidak ekstrim kanan dan ekstrim kiri serta selalu berusaha mengembangkan Islam ala Ahlussunnah wal Jamaah.Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan
Saat ini melalui Robithoh Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMINU), dia bersama dengan para kiai muda dan pengasuh pesantren tengah menggalakkan Gerakan Nasional Ayo Mondok. Salah satu program jangka panjang gerakan ini adalah menyusun database, sistem informasi manajemen (SIM) dan pro?l singkat Pondok Pesantren dan Madrasah Diniyah untuk diekspos dan diakses oleh publik, melalui Website AyoMondok.comSelain itu, Gerakan Ayo Mondok juga akan menentukan zona lokus/lokasi pesantren misal area Jawa Timur, Jateng, DIY, DKI, Jabar, dan seterusnya agar masyarakat mudah mengetahui daftar ? pesantren Alussunnah Wal Jamaah. Dengan demikian, masyarakat akan mengetahui pesantren manakah yang layak ditempati oleh putra-putrinya untuk menuntut ilmu.
Hadir dalam acara tersebut para kiai diantaranya KH Umar Syahid (Mustasyar PCNU Pacitan), KH Fuad Habib, KH Faqih Sujak (Rais Syuriyah NU Pacitan), Kiai Mahmud (Ketua PCNU Pacitan), Kapolres Pacitan dan ribuan wali santri serta alumni dari berbagai daerah. (Zaenal Faizin/Fathoni)
Dari Nu Online: nu.or.id
Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan Makam, RMI NU, Anti Hoax Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar