“Nyuwun pangestune Gus, Kulo damel seragam Banser mubeng-mubeng (minta izin Gus, saya memakai seragam Banser berkeliling) untuk membela Islam Ahlussunnah wal Jama’ah,” tuturnya dalam dialog imajiner bersama Gus Dur.
| Ki Enthus Kenakan Seragam Banser saat Mendalang (Sumber Gambar : Nu Online) |
Ki Enthus Kenakan Seragam Banser saat Mendalang
“Ya, silakan aja. Lha wong gitu aja kok repot,” jawab Gus Dur seperti ditirukan Ki Enthus.Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan
Ki Enthus mengaku yakin, Gus Dur sedang hadir dalam pagelaran wayang kulit dengan lakon “Kumbokarno Gugur” itu. Pementasan dimaksudkan untuk mengenang dan memberi pesan kebaikan kepada masyarakat tentang perjuangan Presiden RI ke-4 ini.Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan
Di temani Megan, seorang sinden asal Amerika Serikat, Ki Enthus bersama sinden lainnya juga melantunkan beberapa lagu bernuansa NU, seperti Qasidah Nahdlatul Ulama karya KH Fuad Hasyim Buntet, Mars Gerakan Pemuda Ansor, serta sejumlah shalawat lainya.Pembukaan pagelaran ditandai dengan penyerahan wayang kulit oleh Ki Enthus kepada istri almarhum Gus Dur Ny Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid. Ribuan pengunjung dari berbagai tempat tampak antusias mengikuti pertunjukan khas Nusantara ini.
Ketua Umum GP Ansor Nusron Wahid mengatakan, keberhasilan islamisasi di Indonesia tak lepas dari dakwah kultural yang dilakukan para wali, termasuk lewat wayang. Hal inilah yang kemudian membedakan keberagamaan NU dengan lainnya.
“Kita bersyukur, kita bisa NU bukan karena jihad (perang), tapi karena wayang,” ujarnya dalam sambutan pagelaran wayang yang baru berakhir Kamis Subuh tadi.
Redaktur: Mukafi Niam
Penulis ? : Mahbib Khoiron
Dari Nu Online: nu.or.id
Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan Humor Islam, Ahlussunnah Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar