“Ini sudah jelas menyalahi aturan-aturan yang ada di jam’iyyah NU sebagai organisasi kemasyarakatan yang tidak berpolitik,” tegas Munawwir, di Pringsewu ? Ahad (17/2).
| Jangan Bawa Atribut NU ke Ranah Politik (Sumber Gambar : Nu Online) |
Jangan Bawa Atribut NU ke Ranah Politik
NU berpegang pada Khittah 1926 yang memiliki makna bahwa Jamiyyah NU tidak berpihak pada salah satu partai. “Adapun NU membidani lahirnya Partai Politik, bukan berarti NU berpolitik. Partai tersebut merupakan salah satu alternatif ? bagi warga NU secara individu dalam menyalurkan kebebasan berpolitik,” tambahnya.Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan
Menurut Munawwir, Jajaran Syuriyah juga sudah menginstruksikan dengan keras kepada seluruh pengurus PCNU Pringsewu untuk tetap menjaga Khittah NU. Diharapkan juga kepada seluruh warga khususnya yang ada di Kabupaten Pringsewu untuk tidak terpengaruh terhadap simbol-simbol partai yang mencantumkan atribut-atribut NU didalamnya.Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan
Menghadapi pemilihan anggota legislatif di tahun mendatang, NU pringsewu memberikan kebebasan kepada warga untuk memilih siapa dan partai apa yang sesuai dengan hati nuraninya. NU tidak akan mengarahkan warganya untuk memilih partai tertentu walaupun partai tersebut dibidani oleh NU. “Sebagai perseorangan silahkan berpolitik namun sebagai organisasi, NU tidak berpolitik,” tambah Munawir.Redaktur ? ? : A. Khoirul Anam
Kontributor : Muhammad Faizin
Dari Nu Online: nu.or.id
Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan Internasional, PonPes Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar