Sabtu, 17 Februari 2018

NU Sulsel Libatkan Pesantren Perangi TB dan HIV/AIDS

Makassar, Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan. Pengurus Wilayah Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama Sulawesi Selatan mengadakan Seminar TB dan HIV-AIDS melalui Pemberdayaan Pesantren, Kamis (14/5), di Hotel Grand Asia Panakukang, Makassar, Sulawesi Selatan.

Wakil Ketua Pengurus Wilayah NU (PWNU) Sulsel Dr Arfah Shiddiq dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan yang melibatkan pesantren dan badan otonom NU untuk mengambil peran mengurangi penularan penyakit Tuberklosis dan HIV-AIDS.

NU Sulsel Libatkan Pesantren Perangi TB dan HIV/AIDS (Sumber Gambar : Nu Online)
NU Sulsel Libatkan Pesantren Perangi TB dan HIV/AIDS (Sumber Gambar : Nu Online)

NU Sulsel Libatkan Pesantren Perangi TB dan HIV/AIDS

Di hadapan ratusan peserta, dr. Erwan dari Dinas Kesehatan Sulsel mengungkapkan, dewasa ini penyebaran penyakit TB dan HIV-AIDS di Indonesia sudah masuk ambang penderita yang sangat tinggi, sehingga dibutuhkan partisipasi seluruh lapisan masyarakat.

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Peserta seminar kesehatan kali ini berasal dari tokoh pesantren, pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI), rumah sakit Islam, aktivis badan otonom NU, LSM, dan ratusan kader TB Muslimat NU se-kota Makassar.

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Mereka mendapatkan materi seputar penularan TB, HIV-AIDS, serta cara mencegahnya oleh Ketua Umum PP LKNU Dr. dr. Imam Rasjidi, peran LKNU Sulsel dalam menanggulangi penyebaran TB dan HIV-AIDS di Sulawesi Selatan (Prof. Dr. dr. Syafar), TB, HIV-AIDS menurut Islam (Dr. dr. Khidri Alwi), dan peran pemerintah menanggulangi HIV-AIDS (dr. Yuli dari Dinas Kesehatan). (Andy Muhammad Idris/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan Kajian Islam, Doa Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar